Tiru Anies-Sandi, TB Hasanuddin Yakin Program Rumah DP 1 Persen Bisa Direalisasi

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Calon Gubernur Jabar TB Hasanuddin mengatakan bahwa program kepemilikan rumah DP 1 persen yang ia usung bersama calon Wakil Gubernur Anton Charliyan, bisa direalisasi di Jawa Barat.

TB Hasanuddin mengaku bahwa sebelum program itu ia luncurkan, telah berkonsultasi ke Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPera) Basuki Hadimuldjono.

“Dari hasil konsultasi itu, program DP 1 persen bisa direalisasikan di Jawa Barat, bahkan bunga cicilan sebesar 5 persen juga bisa dilakukan oleh Pemprov Jabar,” ungkap TB Hasanuddin kepada media, Selasa (13/3).

BACA JUGA:  Deddy Mizwar Janji Berantas Gizi Buruk di Jabar

Politisi PDIP ini juga menjelaskan bahwa program DP 1 persen yang ia usung realistis diwujudkan melihat kondisi di Jabar dibanding DKI yang mengusung program DP 0 persen.


“Sebetulnya DP 1 persen ini lebih realistis di Jabar, karena tanah di sini lebih murah dibandingkan di DKI Jakarta. DP 0 persen di DKI Jakarta saja bisa, tentu di Jabar juga bisa,” ujarnya.

Lebih lanjut Jendral purnawirawan TNI ini menjelaskan bahwa program DP 1 persen yang ia usung adalah untuk kepemilikan rumah berbentuk rumah susun, seperti yang diterapkan di DKI Jakarta oleh Gubernur-Wakil Gubernur DKI Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

BACA JUGA:  Debat Perdana, Deddy Mizwar Akan Wujudkan Jabar Adil Sejahtera

Sebelumnya dalam program Debat Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jabar di sebuah stasiun TV Swasta nasional, paslon TB Hasanuddin-Anton Charliyan yang diusung PDIP mengungkapkan program kepemilikan rumah DP 1 persen yang mereka usung. Banyak pihak kemudian pesimis akan program tersebut. (ARif R/Hrn)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing. Mulai dari urusan remeh temeh seperti semir sepatu dan jarum jahit sampai urusan canggih-canggih seperti pesawat terbang dan gadged.

Umat Islam Harus Menangkan Pilpres dan Pileg

Mengingat betapa pentingnya momentum Pemilu 17 April 2019, maka umat Islam harus benar-benar berjuang dan mempunyai komitmen untuk dapat memenangkan pertarungan politik baik untuk Pilpres maupun Pileg yaitu memilih calon Paslon Presiden/Wapres serta Caleg yang didukung oleh Partai Politik yang memang punya komitmen berjuang dan keberpihakan untuk kepentingan Umat Islam dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pajak Turun Jadi 1%, Inilah 4 Lokasi Hunian Mewah yang Diincar Konglomerat di Jakarta

Pemberlakuan aturan baru tentang pajak hunian mewah yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 92/PMK.03/2019, digadang-gadang dapat memberikan angin segar terhadap penjualan properti khususnya di segmen atas. Aturan baru tersebut merevisi harga ambang rumah mewah dari Rp 20 miliar menjadi 30 Miliar per unit. Kemudian juga menurunkan tarif untuk pajak barang mewah dari 5% menjadi 1%.

Hindari Terjadinya Rush Money, Pakar Keamanan Minta Bank Mandiri Segera Pulihkan Sistem

Pakar keamanan siber dari Communication and Information System Security Research Center (CISSReC) Dr Pratama Persadha menyarankan agar Bank Mandiri segera memulihkan sistem guna mencegah pengambilan dana besar-besaran dari bank (rush money).

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Caleg Gerindra Terpilih Wajib Setor Ratusan Juta ke Partai Sebelum Dilantik, Begini Penjelasannya

Seluruh Calon Anggota Legislatif (caleg) dari Partai Gerekan Indonesia Raya (Gerindra) yang terpilih pada Pileg 2019, harus siap-siap kembali merogoh kantong sebelum dilantik sebagai anggota legislatif.

Pakar Gempa AS Minta Maaf ke Masyarakat NTB Atas Prediksi Potensi Gempa di Lombok

Ahli geologi dan kegempaan asal Amerika Serikat, Prof Ron A Harris meminta maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) atas pernyataanya mengenai hasil penelitian potensi gempa di selatan Lombok, sehingga membuat rasa takut masyarakat.

Indonesia Kecam Dewan Kota Oxford Yang Berikan Penghargaan Pada Benny Wenda

Pemerintah Indonesia mengecam keras pemberian penghargaan oleh Dewan Kota Oxford, Inggris, kepada Benny Wenda, anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Jokowi-Prabowo Bertemu, Berakhirlah Era Cebong-Kampret

Akhirnya Presiden terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi bertemu dengan calon Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan bersejarah itu terjadi di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (13/7) pukul 10.00 WIB.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Yuk, Kenali Jenis Busana Tunik