Terkait Kasus Penghinaan ‘Pribumi Tiko’, Ini Himbauan Gubernur NTB

3
1639
Dr M Zainul Majdi

MATARAM – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Muhammad Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) menghimbau masyarakat NTB untuk tidak terprovokasi dan marah atas penghinaan yang berbau rasis yang dilakukan Steven Hadisurya Sulistyo kepada dirinya saat berada di Bandara Changi, Singapore pada Ahad, 9 April 2017.

“Jangan ada yang terprovokasi apapun,” kata Tuan Guru Bajang di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, Mataram usai shalat Jumat (14/4).

Gubernur yang juga ulama kharismatik Nahdatul Wathan ini meminta agar warga NTB mampu menahan diri dan memaafkan yang telah dilakukan Steven.

Surat pernyataan permintaan maaf Steven Hadisurya Sulistyo

“Menghadapi keadaan apapun di dunia, sesungguhnya Islam telah memberi panduan yang terbaik melalui Alquran dan Hadits. Tuntunan Alquran terkait dengan hal yang tidak menyenangkan adalah sabar,” jelasnya.

TGB meminta kepada masyarakat NTB agar tetap menjaga ketenangan yang sudah dibangun di NTB selama ini.

“Mari kita jaga keutuhan dan kebersamaan kita, jangan terprovokasi dalam bentuk apapun, lelah kita bangun NTB ini, mari kita rawat dengan sebenar-benarnya,” katanya.

Diakhir pesannya, cucu dari pendiri Nahdataul Wathan ini mengingatkan agar umat Islam yang mayoritas di NTB tetap mengayomi umat lain yang minoritas.

“Insya Allah saya yakin umat Islam di NTB punya kesabaran dan kedewasaan sehingga tetaplah semua yang terjadi sebagai pupuk untuk semakin menumbuhkan semangat dalam membangun daerah kita,” kata TGB menambahkan.

Sebagaimana diketahui, pada hari Ahad, 9 April 2017 yang lalu, Gubernur NTB, KH M Zainul Majdi beserta istri, mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan dari salah seorang penumpang pesawat Batik Air bernama Steven Hadisurya Sulistio, di Bandara Changi, Singapore, saat berada diantrian.

Gubernur mengalami pelecehan oleh seseorang bernama Steven Hadisurya Sulistio. Ia menerima umpatan yang bernada rasis, sehingga masyarakat NTB dibuat geram. Meski Steven sudah menyampaikan permohonan maaf, tetapi masyarakat menghendaki agar kasus ini diselesaikan melalui jalur hukum. Agar tidak terulang kembali dan menimpa orang lain.

 

EDITOR: Arif R

Komentar

BACA JUGA
ott, korupsi

OTT Oknum BPN Lhokseumawe Ditetapkan Jadi Tersangka

LHOKSEUMAWE, SERUJI.CO.ID - Tim Saber Pungli Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menetapkan salah seorang oknum PNS di Badan Pertanahan Nasional (BPN), S (54), menjadi tersangka hasil dari...
gunung agung

Promosi Pariwisata Bali Pasca Erupsi Gunung Agung

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Gunung Agung dengan ketinggian 3.142 meter di atas permukaan laut di Desa Rendang, Kabupaten Karangasem, wilayah timur Bali, yang sempat beberapa...
Rudiantara

2019 Kominfo Targetkan Indonesia Terhubung Internet

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara menargetkan seluruh kabupaten/kota di Indonesia terhubung jaringan internet dengan kecepatan tinggi pada 2019 sehingga semua orang...
Abhan

Bawaslu: Penyelenggaraan Pilkada Jangan Mudah Tergoda Suap

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan mengingatkan seluruh jajarannya untuk tidak mudah tergoda suap selama menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada)...
Suap

Terkait Suap, KPU Jabar Panggil KPU Garut

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat akan memanggil jajaran KPU Garut untuk meminta klarifikasi terkait dugaan operasi tangkap tangan terhadap...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...