Tangkal Hoaks, Direktorat Hukum TKN Jokowi-KH Ma’ruf Rekrut 10.000 Advokat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Untuk mengawal pasangan Jokowi-KH Ma’ruf selama kontestasi Pemilu 2019, Direktorat Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma’ruf Amin menargetkan merekrut 10.000 advokat. Jumlah itu untuk menunjukkan keseriusan advokat mengawal Jokowi-KH Ma’ruf atas perlawanan terhadap hoaks dan fitnah.

“Kami menargetkan merekrut 10.000 advokat seluruh Indonesia,” ujar Direktur Hukum dan Advokasi Jokowi-KH Ma’ruf, Ade Irfan Pulungan, dalam acara deklarasi dukungan Advokat Indonesia Maju (AIM), di Rumah Aspirasi Rakyat, di Jakarta, Jumat (30/11).

Rencana merekrut 10.000 advokat itu, kata Ade, menunjukkan Direktorat Hukum dan Advokasi TKN serius dalam mendukung dan mengawal pasangan Jokowi-KH Ma’ruf.

Ia mewakili TKN berterima kasih atas dukungan yang diberikan ratusan advokat yang tergabung dalam Advokat Indonesia Maju kepada Jokowi-Ma’ruf.

Mereka akan mengajak AIM bersinergi dalam mengadvokasi Jokowi-Ma’ruf.

“Kami di direktorat hukum dan advokasi menargetkan mengawal masalah kampanye sampe dengan pencoblosan hari H, serta mengawal rekapitulasi suara,” ujarnya.

Ia menekankan seluruh upaya pendampingan hukum yang dilakukan direktorat hukum dan advokasi TKN bertujuan meningkatkan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf melalui perlawanan terhadap hoaks dan fitnah.

“Masalah hukum seperti fitnah, ujaran kebencian, hoaks, begitu banyak terjadi kepada pak Jokowi-Ma’ruf. Saya mendapatkan tugas dari pimpinan TKN agar bagaimana kerja hukum meningkatkan elektoral agar semakin lebih baik,” ujarnya.

Ia mengatakan berdasarkan data, ada sembilan juta orang yang masih percaya terhadap isu yang selama ini mendera Jokowi. Jumlah sembilan juta orang itu menurutnya cukup banyak jika dikonversikan dalam bentuk elektoral suara.

“Tugas kita melakukan klarifikasi tentang kondisi sebenarnya, juga tentang capaian-capaian yang sudah dilakukan pak Jokowi,” katanya. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER