Syaikhu Pamit Kepada Ribuan Pegawai Pemkot Bekasi

BEKASI, SERUJI.CO.ID – Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu berpamitan kepada ribuan aparaturnya pada agenda apel pagi terakhir yang dijalaninya di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (22/1).

“Kepada seluruh aparatur, saya mengucapkan terima kasih sudah ikut dalam apel hari ini. Bagi saya bisa jadi ini merupakan kali terakhir selaku pembina apel menjelang berakhirnya masa jabatan menjadi Wakil Wali Kota Bekasi,” katanya.

Syaikhu telah menjadi bakal calon Wakil Gubernur Jawa Barat mendampingi bakal calon gubernur Jabar Mayjen Purnawirawan Sudarajat pada Pilgub 2018.

Agenda apel tersebut berlangsung tertib dan hikmat meski diwarnai suasana cuaca mendung dan rintik hujan.

Syaikhu juga mengapresiasi kekompakan aparaturnya dalam melaksanakan apel di tengah cuaca gerimis.

Seperti diketahui, jabatan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu akan berakhir pada 10 Maret 2018.

Syaikhu menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga kerja kontrak (TKK) atas kinerjanya dalam membantu kepala daerah menyelesaikan visi misi daerah 2013-2018.

“Terima kasih atas kinerjanya membawa Pemkot Bekasi meraih banyak prestasi yang membanggakan dan meningkatnya pelayanan publik,” katanya.

Syaikhu pun bersyukur bisa mendampingi Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam menjalankan tugasnya membangun Kota Bekasi.

“Saya bersyukur bisa berdampingan dengan Wali Kota Bekasi yang bekerja luar biasa serta didukung birokrasi aparatur dalam membangun Kota Bekasi,” katanya.

Bahkan menurutnya, lebih banyak kesan positif yang ia peroleh selama membangun suasana kebersamaan dengan Wali Kota Bekasi dan birokrasi.

Faktor suasana kondusif di kalangan elit politik dan kekompakan aparatur maka pembangunan di Kota Bekasi dapat berjalan baik.

“Dengan semangat kebersamaan saya optimistis pembangunan bisa berkelanjutan baik di tingkat Kota Bekasi juga mendukung program pemerintah Jawa Barat,” katanya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga mengajak peserta apel meneriakkan empat kali Salam Patriot yang menjadi semboyan pasangan Pepen (Rahmat Effendi)-Ahmad Syaikhu (PAS).

“Mudah-mudahan apa yang sudah dilakukan menjadi ladang amal bagi kita semua,” katanya. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Apakah ada Perda yang secara khusus disebut “Perda Syariah”, misalnya, Perda Provinsi Banten Nomor 10 Tahun 2018 tentang Syariah? Perda semacam itu tidak ada, dan belum pernah dijumpai di daerah manapun di tanah air kita ini. Demikian pula tentang Undang-Undang Syariah, adakah di negara kita ini? Sepanjang pengetahuan saya, UU seperti itu tidak ada.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close