Survei LSI: Jokowi-KH Ma’ruf Unggul 2 Digit di Pemilih Muslim dan Emak-Emak

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ada yang menarik dari rilis hasil survei yang dikeluarkan oleh Lingkar Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Selasa (21/8), di Jakarta. Pemilih perempuan atau yang saat ini populer dengan sebutan emak-emak, ternyata lebih memilih pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin dibanding pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.

Dalam survei yang menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error ± 2.9 % tersebut, Jokowi-KH Ma’ruf unggul 50,2 persen atau 2 digit lebih besar dari pasangan Prabowo-Sandiaga.

Baca juga: Survei LSI: Berbeda dengan Sandiaga, KH Ma’ruf Malah Mengurangi Elektabilitas Jokowi

Sementara Prabowo-Sandiaga dalam survei yang berlangsung dari tanggal 12-19 Agustus tersebut memperoleh dukungan emak-emak sebesar 30,0 persen. Emak-emak yang belum menentukan pilihan sebesar 19,8 persen.


Untuk kalangan pemilih Muslim, pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin juga unggul telak atas Prabowo-Sandiaga.

Pada segmen pemilih Muslim ini, Jokowi-KH Ma’ruf mendapat dukungan dari 52,7 persen pemilih. Sementara Prabowo-Sandiaga Uno tertinggal cukup jauh di 27,9 persen. Yang belum menentukan pilihan sebesar 19,4 persen.

Jokowi-KH Ma’ruf Amin unggul di segmen pemilih perempuan dibanding Prabowo-Sandiaga Uno.

Baca juga: Survei LSI: Elektabilitas Jokowi-KH Ma’ruf Unggul 2 Digit Tinggalkan Prabowo-Sandi

Survei yang dilengkap dengan Focus Group Discussion (FGD), Analisis Media dan Indepth Interview ini, juga memperlihatkan kantong-kantong pemilih yang berhasil dimenangkan oleh pasangan capres-cawapres.

Jokowi-KH Ma’ruf memenangkan 5 dari 6 kantong pemilih. Sementara Prabowo-Sandiaga hanya memenangkan satu kantong, yaitu di pemilih kaum terpelajar saja.

Jokowi-KH Ma’ruf Amin unggul di pemilih Muslim dari pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.

(ARif R/Hrn)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

56 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Pakar Gempa AS Minta Maaf ke Masyarakat NTB Atas Prediksi Potensi Gempa di Lombok

Ahli geologi dan kegempaan asal Amerika Serikat, Prof Ron A Harris meminta maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) atas pernyataanya mengenai hasil penelitian potensi gempa di selatan Lombok, sehingga membuat rasa takut masyarakat.

Indonesia Kecam Dewan Kota Oxford Yang Berikan Penghargaan Pada Benny Wenda

Pemerintah Indonesia mengecam keras pemberian penghargaan oleh Dewan Kota Oxford, Inggris, kepada Benny Wenda, anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Kasus Korupsi Jasmas, Wakil Ketua DPRD dari Gerindra Ini Dijebloskan ke Rutan Medaeng

Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Partai Gerindra, Darmawan (Aden) usai diperiksa sebagai saksi terkait aliran dana Jasmas senilai Rp4,9 miliar yang bermasalah tersebut, Selasa (16/7) langsung ditahan penyidik Kejari Tanjung Perak.

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Wow, Utang Pemerintah Kembali Naik Capai Rp4.570 Triliun, Beginilah Posturnya

Jika dibandingkan dengan posisi utang pemerintah pada akhir Desember 2018 yang berjumlah Rp3.995,25 triliun, utang pemerintah pusat ini mengalami kenaikan sebesar 14,39% atau sebesar Rp574,92 triliun.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Ucapkan Selamat Pada Jokowi, Prabowo: Kami Siap Membantu Jika Diperlukan

Prabowo juga menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintahan Jokowi bila diperlukan untuk kepentingan rakyat. “Menjadi Presiden itu mengabdi. Masalah yang dihapi besar, kami siap membantu kalau diperlukan untuk kepentingan rakyat,” ujar Prabowo.

Jokowi-Prabowo Bertemu, Berakhirlah Era Cebong-Kampret

Akhirnya Presiden terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi bertemu dengan calon Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan bersejarah itu terjadi di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (13/7) pukul 10.00 WIB.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

MUI Kecam Iklan Lowongan Kerja Yang Mensyaratkan Melepas Hijab Saat Bekerja

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur mengecam perusahaan yang mengiklankan lowongan kerja dengan mensyaratkan harus bersedia melepas jilbab selama bekerja.

Wow, Utang Pemerintah Kembali Naik Capai Rp4.570 Triliun, Beginilah Posturnya

Jika dibandingkan dengan posisi utang pemerintah pada akhir Desember 2018 yang berjumlah Rp3.995,25 triliun, utang pemerintah pusat ini mengalami kenaikan sebesar 14,39% atau sebesar Rp574,92 triliun.