Soal Isu Ahok Gantikan KH Ma’ruf, Jokowi: Tidak Mungkin, Jangan Fitnah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon Presiden (capres) nomor urut 01, Jokowi membantah adanya rencana mengganti calon wakil Presiden (cawapres) pasangannya saat ini KH Ma’ruf Amin dengan Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok.

“Tidak mungkinlah,” kata Jokowi menanggapi adanya rencana atau skenario itu di Istana Kepresidenan Jakarta,  Sabtu (16/2).

Jokowi yang merupakan capres petahana berharap dalam pelaksanaan Pilpres dan Pileg yang kali ini diadakan serentak haruslah memunculkan pendidikan politik bagi rakyat, bukan fitnah-fitnah.

“Jangan diganggu dengan fitnah-fitnah seperti itu. Sangat tidak mendidik. Itu sangat tidak mendidik,” katanya.

TKN Adukan Sebuah Harian ke Dewan Pers Atas Berita Ahok Gantikan KH Ma’ruf

Surat kabar
Ilustrasi media cetak

Sebelumnya Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin mengadukan sebuah harian ke Dewan Pers atas berita yang berjudul ‘Ahok Gantikan Ma’ruf Amin?’. Berita itu dimuat di koran tersebut pada edisi Rabu, 13 Februari 2019.

Direktur Hukum dan Advokasi TKN, Ade Irfan Pulungan menyebut berita tersebut bermuatan fitnah kepada pasangan calon Jokowi-KH Ma’ruf.

Ia pun meragukan berita itu karena sumber utamanya berdasarkan pada media sosial.

“Ini kami anggap sebuah fitnah kepada paslon kami. Pemilu saja belum terjadi dan ini sudah diberitakan,” ucap Ade di Kantor Dewan Pers, Jumat (15/2).

Sumber:Ant

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Ghazwul Fikri dan Media

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.