Setya Novanto Kembali Tak Penuhi Panggilan KPK, Ini Alasannya

1
125
setnov, FPG
Setya Novanto, Ketua Umum Partai Golkar (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua DPR RI Setya Novanto kembali tidak memenuhi pemanggilan ketiga kalinya dari Komisi Pemberantasan Korupsi Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi KTP-elektronik (KTP-el).

“Pagi ini, KPK menerima surat terkait dengan ketidakhadiran Setya Novanto sebagai saksi untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo. Alasan yang digunakan adalah terkait izin presiden.” Kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Senin (13/11).

Pada surat tertanggal 6 November 2017 yang ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal DPR RI terdapat lima poin yang pada pokoknya menyatakan Setya Novanto tidak dapat memenuhi panggilan KPK sebagai saksi.

Menurut surat tersebut panggilan terhadap Setya Novanto harus dengan izin tertulis dari Presiden Republik Indonesia.

Pada pemanggilan pertama, Senin (30/10) lalu Setya Novanto juga tidak memenuhi panggilan KPK sebagai saksi untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo karena ada kegiatan lain di daerah pada masa reses DPR RI.

Setya Novanto juga telah ditetapkan kembali menjadi tersangka kasus dugaan korupsi KTP-elektronik (KTP-el) pada Jumat (10/11).

Setya Novanto selaku anggota DPR RI periode 2009-2014 bersama-sama dengan Anang Sugiana Sudihardjono, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Irman selaku Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri dan Sugiharto selaku Pejabat Pembuat Komitment (PPK) Dirjen Dukcapil Kemendagri dan kawan-kawan diduga dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu koporasi, menyalahgunakan kewenangan kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan sehingga diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara atas perekonomian negara sekurangnya Rp 2,3 triliun dari nilai paket pengadaan sekitar Rp 5,9 triliun dalam pengadaan paket penerapan KTP-el 2011-2012 Kemendagri.

Setya Novanto disangkakan pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP atas nama tersangka.

Sebelumnya Ketua Umum Partai Golkar itu juga pernah ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus proyek KPK-el pada 17 Juli 2017 lalu.

Namun Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui Hakim Tunggal Cepi Iskandar pada 29 September 2017 mengabulkan gugatan praperadilan Setya Novanto sehingga menyatakan bahwa penetapannya sebagai tersangka tidak sesuai prosedur.

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Kampanye di Kota Banjar, Ridwan Kamil Blusukan ke Pasar

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID - Tanpa didampingi Calon Wakil Gubernur Uu Ruzanul Ulum, Ridwan Kamil, Calon Gubernur Jawa Barat, blusukan ke pasar Banjar, Jawa Barat,...

Tips Makan Sehat Puasa

Oleh: dr. Irsyal Rusad, Sp PD, dokter spesialis Penyakit Dalam. SERUJI.CO.ID - "Puasalah agar kamu sehat", demikian salah satu hadis Rasulullah berkaitan dengan manfaat puasa bagi yang...

DPR Anggap Polisi Lakukan Pelecehan Karena Jadikan Alquran Sebagai Bukti Terorisme

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid menganggap kepolisian telah melakukan pelecehan pada ummat Islam karena tindakan menjadikan Alquran sebagai barang...

Pertamina TBBM Sei Siak kembali Resmikan Program CSR untuk Masyarakat Tanjung RHU dan Pesisir

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - PT Pertamina (Persero) Terminal Pengisian Bahan Bakar Minyak (TBBM) Sungai Siak meresmikan program Corporate Social Responsibility (CSR) pemberdayaan masyarakat di kelurahan...

Tebarkan Semangat Kebaikan, Bahagia Bersama Yatim PKPU HI Mulai Bergulir

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - Di hari kedua Ramadhan PKPU Human initiative Kaltim menyalurkan program Bahagia Bersama Yatim berupa paket bingkisan, Sebar Al-Quran dan Buka Puasa...