Setnov Ditetapkan Sebagai Tersangka, Ini Sikap Golkar

0
56
setya novanto, setnov
Setya Novanto, Tersangka Kasus KTP-el (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Status tersangka yang kini disandang Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuai reaksi sikap dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar (DPP PG), yakni melakukan tiga langkah dalam menyikapi penetapan status tersebut.

“Ketiga langkah tersebut adalah langkah organisasi, langkah hukum, dan langkah politik,” papar Sekretaris Jenderal DPP PG, Idrus Marham di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (18/7).

Idrus menuturkan, langkah organisasi meliputi, DPP PG lakukan rapat konsolidasi, secara mendadak, di Jakarta, Senin (17/7) malam dan memutuskan tiga langkah tersebut.

Ia menjelaskan, langkah pertama yakni, DPP PG ingin segera mengambil alih langkah sementara, agar DPP PG tetap solid.

“PG juga harus meyakinkan publik, bahwa status tersangka yang ditetapkan kepada Novanto, tidak mempengaruhi organisasi PG. Kepemimpinan di PG tetap efektif dan sesuai sistem,” katanya.

Langkah kedua, adalah langkah hukum. Menurut penuturan Idrus, DPP PG masih menunggu surat keputusan KPK yang menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka.

“Setelah menerima surat keputusan resmi, DPP PG akan melakukan langkah hukum lanjutan, apakah prapradilan atau langkah hukum lainnya” ujar Idris.

Langkah ketiga, adalah langkah politik.

Idrus mengungkapkan DPP PG akan memastikan, bahwa status tersangka terhadap Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, tidak akan mempengaruhi Partai Golkar dalam koalisi partai politik pendukung Pemerintah.

“PG sebagai pendukung Joko Widodo sebagai calon presiden pada pemilu 2019, yang telah diputuskan dalam Rapimnas adalah tetap” imbuhnya. (HA)

SUMBERAntara
BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Ustadz Mokhammad Nasih

Tulisan Pesantren Dijual dan Isu Dolly Buka Kembali, Ini Klarifikasinya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan Pondok Pesantren Jauharotul Hikmah (JH), ustadz Mokhammad Nasih melakukan klarifikasi tulisan yang akhir-akhir ini viral di media sosial terkait pemberitaan...
Rudi Suhartanto

Amankan Pilkades, DPMD Bentuk Panitia Pengawas

SERANG, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 34 desa di Kabupaten Serang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 November mendatang. Sekretaris...

Jatim Jadi Tuan Rumah Workshop APPSI 2017

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Jawa Timur menjadi tuan rumah penyelenggaraan workshop Assosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) pada tanggal 21-23 November 2017. Workshop yang...

KANAL WARGA TERBARU

Sanad Menghilangkan Fitnah Berita

Contoh, ada seorang yang mengabarkan sebuah berita :"Ada penyusup di HMI, jadi bertindak rusuh!". Yang membaca bisa salah persepsi. Ada yang memahami masuknya penyusup saat...

Fenomena Lepas Jilbab

Lepas jilbab dalam bahasan ini bermakna melepas jilbab dengan niat tidak menutup aurat yang seharusnya tidak diperlihatkan. Penekanannya bukan untuk menyalahkan pihak yang setuju...
KH. Luthfi Bashori

SELAGI PEMIMPIN ITU MASIH SHALAT, JANGAN DIPERANGI SECARA FISIK

Luthfi Bashori St. Ummul Mukminin St. Ummu Salamah Ra menuturkan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya akan diangkat penguasa di kalanganmu, lalu engkau ketahui mereka...