Setnov Ditetapkan Sebagai Tersangka, Ini Sikap Golkar

51
setya novanto, setnov
Setya Novanto diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus skandal KTP-el di Kemdagri (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Status tersangka yang kini disandang Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuai reaksi sikap dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar (DPP PG), yakni melakukan tiga langkah dalam menyikapi penetapan status tersebut.

“Ketiga langkah tersebut adalah langkah organisasi, langkah hukum, dan langkah politik,” papar Sekretaris Jenderal DPP PG, Idrus Marham di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (18/7).

Idrus menuturkan, langkah organisasi meliputi, DPP PG lakukan rapat konsolidasi, secara mendadak, di Jakarta, Senin (17/7) malam dan memutuskan tiga langkah tersebut.

Ia menjelaskan, langkah pertama yakni, DPP PG ingin segera mengambil alih langkah sementara, agar DPP PG tetap solid.

“PG juga harus meyakinkan publik, bahwa status tersangka yang ditetapkan kepada Novanto, tidak mempengaruhi organisasi PG. Kepemimpinan di PG tetap efektif dan sesuai sistem,” katanya.

Langkah kedua, adalah langkah hukum. Menurut penuturan Idrus, DPP PG masih menunggu surat keputusan KPK yang menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka.

“Setelah menerima surat keputusan resmi, DPP PG akan melakukan langkah hukum lanjutan, apakah prapradilan atau langkah hukum lainnya” ujar Idris.

Langkah ketiga, adalah langkah politik.

Idrus mengungkapkan DPP PG akan memastikan, bahwa status tersangka terhadap Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, tidak akan mempengaruhi Partai Golkar dalam koalisi partai politik pendukung Pemerintah.

“PG sebagai pendukung Joko Widodo sebagai calon presiden pada pemilu 2019, yang telah diputuskan dalam Rapimnas adalah tetap” imbuhnya. (HA)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama