Sekjen PBNW : Kami Tidak Terima Gubernur Kami Dihina

0
584

MATARAM – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW), Tuan Guru Hasanain Juaini, mengutuk tindakan rasis yang dilakukan seorang warga keturunan bernama Steven Hadisurya Sulistyo, terhadap gubernur NTB, Tuan Guru Bajang, KH M Zainul Majdi.

Ia mengatakan tidak terima simbol kebanggaan masyarakat NTB dihina dan dinista.

“Mereka sudah mulai meremehkan nasionalisme kita, padahal kita yang pribumi ini telah mewakafkan jiwa dan raga kita untuk bangsa dan negara. Sekarang, mereka kok semakin berani menghina kita dan menghina pemimpin yang mengajak kita untuk mencintai tanah air ini,” tegas Hasanain di hadapan ribuan masa Gerakan Pribumi Berdaulat di depan Mapolda NTB, hari ini, Senin (17/4).

Lebih lanjut, Peraih Nobel Asia Ramon Magsaysay Award tahun 2011 dalam bidang lingkungan ini menjelaskan dari sekian ratus ribu pulau yang ada di negeri ini, hanya pulau Lombok yang diberi gelar pulau seribu Masjid. Dan hanya dipulau Lombok pula ada Masjid raya bernama Hubbul Wathan yang berarti cinta tanah air.

“Dan gubernur kita lah yang mendirikannya sekaligus memberi nama. Maka, jika ada oknum yang hari ini menista beliau, kami tidak terima,” tegasnya.

Hasanain juga menuntut agar pelaku penghinaan gubernur segera ditangkap kemudian diproses secara hukum. “Aksi ini adalah aksi pembuka saudara-saudara. Ia akan berhenti manakala sang penista gubernur sudah dipenjara,” katanya.

“Peristiwa ini harus menjadi pelajaran buat semua. Agar siapapun tidak boleh serampangan mengeluarkan sumpah serapah yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa,” ucap Hassaini.

Gerakan Pribumi Berdaulat merupakan masa gabungan dari lintas ormas, meliputi NW, Muhammadiyah, Hidayatullah, BKPRMI, AUI, HIMMAH NW, KAMMI NTB, Majelis Adat Sasak, HMI, dan lain-lain.

 

EDITOR: Iwan S

Komentar

BACA JUGA
Jiwa Seni Puti Guntur

Bertemu Seniman, Puti Soekarno Berkisah Tentang Jiwa Seni Kakek dan Keluarganya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jatim nomor urut dua, Puti Guntur Soekarno bertemu dengan kalangan seniman yang tergabung Forum Masyarakat Seni Indonesia (Formasi)...
Relawan Gus Ipul

60 Kelompok Relawan Siap Menangkan Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 60 kelompok relawan pendukung calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf-Puti Guntur siap memenangkan paslon tersebut di kontestasi Pilgub 2018. Para...
Mediator kesehatan

Mediator Kesehatan Diharapkan Mampu Memediasi Perselisihan di Bidang Kesehatan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya bersama Jimly School of Law and Goverment berupaya mengembangkan profesi mediator kesehatan. "Ini dinilai penting sebagai upaya...
buku Boko Haram

Bedah Buku Boko Haram: Indonesia Harus Belajar Pengalaman Nigeria

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Peneliti Centre For Statecraft and Citizenship Studies (CSCS) Universitas Airlangga, Rosdiansyah menangkap pesan utama dari buku “BOKO HARAM: The History of...
persiba

Persiba Gagal Bendung Ketangguhan Sriwijaya FC

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - Tuan rumah Persiba Balikpapan gagal membendung ketangguhan Sriwijaya FC dan menyerah 0-1 pada pertandingan babak penyisihan Grup B turnamen Piala Gubernur Kalimantan...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...