Sapa Nelayan Lamongan, Khofifah Pantau Penggunaan Cantrang

0
19
Khofifah di Lamongan
Calon Gubernur Jatim Khofifah saat menyapa nelatan Lamongan di TPI Brondong Lamongan, Kamis (15/2/2018). (foto:Devan/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Calon Gubernur Jawa Timur dengan nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa memilih Lamongan sebagai hari pertamanya berkampanye, lokasinya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Brondong.

“TPI Brondong merupakan salah satu tempat kawasan pelelangan ikan terbesar di Lamongan, bahkan tempat ini strategis tidak hanya di Jatim, namun juga Indonesia,” kata Khofifah, Kamis (15/2).

Mantan Menteri Sosial ini mengungkapkan kunjungannya ke TPI Brondong Lamongan untuk navigasi program, memantau dan melihat penggunaan alat tangkap cantrang.

“Saya perlu tahu berapa gross ton (GT) cantrang yang ada disini. Rupanya cantrang disini 30 GT kebawah. Nah ini kan sebetulnya harus ada klasifikasi. Karena itu pemiliknya para nelayan atau gabungan nelayan,” jelasnya.

Baca juga: Hari Pertama Kampanye, Khofifah Sapa Nelayan Lamongan

Terkait cantrang, Khofifah menjelaskan bahwa masyarakat Lamongan pemilik centrang ada 80an orang, namun jika cantrang mampu menggunakan 50 tenaga kerja maka ada empat ribu orang yang dikaryakan disana.

“Dibutuhkan membangun simbiosis mutualisme, dalam kerangka dimana regulasi yang ada, akan menjawab kebutuhan masyarakat dan tanpa merusak biota laut dan lingkungan,” pungkasnya. (Devan/Hrn)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....