Saksi Beri Konfirmasi Akui Antar Uang ke Keponakan Setnov


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Muhammad Nur alias Ahmad yang menjadi saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi KTP-el mengakui ada uang jutaan dolar AS yang diantarkan ke keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo.

“Saya ditelepon, disuruh ‘stand by’ karena ada orang ‘money changer’ telepon katanya mau antar kirim barang ke Menara Imperium,” kata Ahmad dalam sidang di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (12/3).

Ahmad bersaksi untuk mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) yang didakwa menerima 7,3 juta dolar AS dan jam tangan Richard Mille senilai 135 ribu dolar AS dari proyek KTP-el. Orang yang ia maksud adalah pegawai PT Inti Valuta Money Changer. Peristiwa itu terjadi pada Desember 2011, saat Irvanto menjabat direktur PT Murakabi Sejahtera, salah satu peserta lelang KTP-el.

“Lalu orang Pak Iwan (dari PT Inti Valuta) memberikan dua amplop cokelat dan tanda terima, saya kurang tahu jumlahnya, kurang lebih sekitar 400 ribu dolar,” ungkap Ahmad.

Namun, menurut Ahmad, uang itu tidak ada kaitannya dengan PT Murakabi, meski uang itu diterima di kantor PT Murakabi di Menara Imperium.

“Uang lalu saya kirim uang ke rumah nenek Pak Irvanto Jalan Rambutan,” tambah Ahmad.

Irvanto mengatakan uang itu dari proyeknya, dan bila proyek itu sudah selesai, Ahmad akan diberikan motor.

“Pemberian uang kedua saya minta dikirim ke rumah saya, ada dua amplop dengan tanda terima, lalu saya bawa ke Irvanto,” ungkap Ahmad.

Penerimaan ketiga barulah Irvanto mengatakan tujuan dari uang dolar tersebut.

“Pernah ngomong uang ke Senayan?” tanya jaksa penuntut umum KPK.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

close