Ribuan Santri Madura Berangkat Ikuti 212 Esok

0
279
Puluhan bus yang mengangkut ribuan santri asal Madura ke Jakarta. (Foto: Syahrul Barkah)

PAMEKASAN – Ribuan santri dari sejumlah pondok pesantren di Pamekasan, Madura dan sekitarnya diberangkatkan, Minggu (19/2) malam. Mereka akan mengikuti aksi unjuk rasa damai di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (21/2) besok. Ribuan santri dibawa menggunakan 30 bus dengan dua gelombang.

Sejak Minggu (19/2) sore, ribuan santri berkumpul di Masjid Agung Asy-Syuhada, Pamekasan, Jawa Timur, untuk diberikan pengarahan sebelum berangkat ke Jakarta. Mereka akan bergabung bersama ratusan ribu umat Islam lainnya di Jakarta dengan tema Aksi Belas Islam dan Bela Ulama.
“Yang berangkat dari Pamekasan ini 30 bus. Sebagian sudah berangkat duluan, tapi saat ini diberangkatkan 20-an bus. Yang diinginkan masyarakat ini keadilan, karena di Indonesia sekarang ini keadilan itu seakan-akan masih kurang begitu transparan sehingga masyarakat, khususnya Pamekasan inginnya adalah ketegasan pemerintah untuk menyelesaikan hukum yang ada,” ujar Bahrudin Efendi, koordinator santri aksi.

Aksi yang juga disebut Aksi 212 Jilid 2 ini membawa sejumlah tuntutan. Di antaranya memenjarakan Ahok, memberhentikan Ahok, stop kriminalisasi ulama, dan stop memenjarakan mahasiswa.

EDITOR: Rizky

Komentar

BACA JUGA

Terkait Penghadangan Terhadap Anies, Fahira: Tidak Etis dan Kecewakan Warga Jakarta

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Senator DKI Jakarta Fahira Idris geram melihat perlakuan Panitia Piala Presiden 2018 yang tidak mengizinkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendampingi...
Frans Barung Mangera

Belum Simpulkan Gila, Polda Jatim Masih Dalami Pelaku Penyerang Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Polda Jatim sampai saat ini belum bisa memastikan secara psikis apakah pelaku penyerang KH Abdul Hakim Mubarok mengalami gangguan jiwa atau...
Afifun Nidlom

Muhammadiyah Desak Kepolisian Usut Tuntas Penyerangan Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas aksi penyerangan yang dialami pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem, Paciran,...
Frans Barung Mangera

Berbeda Dengan Legislator, Polisi Tegaskan Penyerang Ulama Belum Dipastikan Gila

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Polda Jatim menegaskan bahwa pelaku penyerangan terhadap KH Abdul Hakam Mubarok, pengasuh Ponpes Muhammadiyah Karangasem, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, pada Ahad...

Hormati Hari Libur Nasional dan Keagamaan, Jatah Waktu Kampanye Dipotong

SURABAYA, SERUJI, CO.ID - KPU Jatim mengurangi total pelaksanaan masa kampanye Pilgub Jatim 2018 menjadi selama 119 hari, dari total keseluruhan hitungan sejak tanggal...
loading...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...

Dilema Piala Presiden, Antara Kekuasaan dan Etika

Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan, tertahan di panggung penonton dan tidak ikut serta turun ke lapangan mendampingi Presiden Joko Widodo, setelah dihentikan oleh Paspampres...
IMG_20180219_192213

Habib Lutfi : Umat Islam Harus Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Kotawaringin Barat - Ribuan warga Pangkalan Bun, Sabtu (17/2) malam, membanjiri Lapangan Sampuraga. Kehadiran mereka guna mengikuti acara Kobar Bershalawat yang diadakan oleh Pemerintah...