Ribuan Santri Madura Berangkat Ikuti 212 Esok

PAMEKASAN – Ribuan santri dari sejumlah pondok pesantren di Pamekasan, Madura dan sekitarnya diberangkatkan, Minggu (19/2) malam. Mereka akan mengikuti aksi unjuk rasa damai di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (21/2) besok. Ribuan santri dibawa menggunakan 30 bus dengan dua gelombang.

Sejak Minggu (19/2) sore, ribuan santri berkumpul di Masjid Agung Asy-Syuhada, Pamekasan, Jawa Timur, untuk diberikan pengarahan sebelum berangkat ke Jakarta. Mereka akan bergabung bersama ratusan ribu umat Islam lainnya di Jakarta dengan tema Aksi Belas Islam dan Bela Ulama.
“Yang berangkat dari Pamekasan ini 30 bus. Sebagian sudah berangkat duluan, tapi saat ini diberangkatkan 20-an bus. Yang diinginkan masyarakat ini keadilan, karena di Indonesia sekarang ini keadilan itu seakan-akan masih kurang begitu transparan sehingga masyarakat, khususnya Pamekasan inginnya adalah ketegasan pemerintah untuk menyelesaikan hukum yang ada,” ujar Bahrudin Efendi, koordinator santri aksi.

Aksi yang juga disebut Aksi 212 Jilid 2 ini membawa sejumlah tuntutan. Di antaranya memenjarakan Ahok, memberhentikan Ahok, stop kriminalisasi ulama, dan stop memenjarakan mahasiswa.

EDITOR: Rizky

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER