Ribuan Masa Gerakan Pribumi Berdaulat Tuntut Steven Dipenjara

MATARAM – Ribuan massa Gerakan Pribumi Berdaulat Nusa Tenggara Barat (NTB) turun ke jalan hari ini, Senin (17/4). Mereka memprotes ulah seorang warga keturunan bernama Steven Hadisurya Sulistyo yang telah mengeluarkan kata-kata umpatan barbau rasis kepada Gubernur NTB Dr. M Zainul Majdi, saat berada di Bandara Changi, Singapore, pada hari Ahad 9 April yang lalu.

Mereka juga menuntut agar yang bersangkutan segera ditangkap dan diproses secara hukum.

“Kita sangat mengapresiasi kemuliaan hati Bapak Gubernur NTB yang telah memaafkan Steven, karena memang beliau mulia dan sangat kita muliakan. Namun, hinaan yang dilakukan Seven tidak hanya menyinggung pribadi gubernur, tetapi warga pribumi secara keseluruhan.” kata Deddy AZ dalam orasinya di hadapan puluhan ribu masa yang hadir.

Ribuan massa aksi Gerakan Pribumi Berdaulat menuju Polda NTB. (foto:SERUJI/Syamsul)

Perilaku rasis Steven, lanjut Deddy, sangat berbahaya bagi kebhinekaan. “Tidak boleh seorang pun di negeri ini yang merasa paling unggul etnisnya dibandingkan etnis yang lain, apalagi sampai melakukan penghinaan,” katanya.

Dalam pantauan SERUJI di lapangan, masa aksi mulai berkumpul di halaman Masjid raya Hubbul Wathan, Islamic Center, Nusa Tenggara Barat, sejak pukul 08:00 Wita. Mereka merupakan masa gabungan dari lintas ormas, meliputi NW, Muhammadiyah, Hidayatullah, BKPRMI, AUI, HIMMAH NW, KAMMI NTB, Majelis Adat Sasak, HMI, dan lain-lain.

Hingga pukul 09:30 Wita, masa mulai memadati halaman Masjid termegah di pulau Lombok itu dengan membawa berbagai atribut serta tuntutan aksi. Lima belas menit kemudian, mereka melakukan long march menuju Mapolda NTB, Jalan Langko Nomor 77 Mataram.

Sepanjang aksi, masa meneriakkan berbagai tuntutan, diantaranya meminta aparat kepolisian menangkap Steven serta memprosesnya secara hukum. Masa juga mengutuk tindakan Steven yang arogan yang dinilainya telah menghina pribumi.

 

EDITOR: Iwan S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.