Rampung, Inilah Susunan Lengkap Tim Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma’ruf Amin

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Bakal calon Presiden yang juga petahana, Jokowi telah menunjuk pengusaha muda sukses, Erick Thohir sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Penunjukan Erick Thohir ini bersamaan dengan diumumkannya Ketua Dewan Pengarah TKN, yang dijabat oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pengumuman langsung dilakukan Jokowi di Rumah Cemara, di Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/9) kemarin.

Dengan telah ditetapkannya Erick Thohir sebagai Ketua TKN Jokowi-KH Ma’ruf Amin, dan Jusuf Kalla sebagai Ketua Dewan Pengarah, maka kepengurusan Tim Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma’ruf Amin telah lengkap dan terisi semua.

Baca juga: Pilih Erick Thohir Sebagai Ketua Timses, Ini Alasan Jokowi

Selain Jusuf Kalla, di Dewan Pengarah juga duduk politisi senior yang juga mantan Ketua Umum Golkar, Akhbar Tanjung dan Agung Laksono, serta mantan Wakil Presiden Try Sutrisno. Juga ada nama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Politisi senior PDI Perjuangan Pramono Anung dan tokoh PPP Dimyati Rais.

Sementara itu, di Dewan Penasihat TKN Jokowi-KH Ma’ruf Amin duduk para pimpinan Partai Politik Koalisi pengusung Jokowi-KH Ma’ruf. Diantaranya, Megawati Soekarnoputri Ketua Umum PDIP, Muhaimin Iskandar Ketua Umum PKB, dan Airlangga Hartarto Ketua Umum Partai Golkar.

Berikut susunan lengkap TKN Jokowi-KH Ma’ruf Amin;

Ketua TKN:
Erick Thohir

Dewan Penasihat
1. Megawati Soekarnoputri
2. Airlangga Hartarto
3. Muhaimin Iskandar
4. Surya Paloh
5. Romahurmuziy
6. Oesman Sapta
7. Hary Tanoe
8. Diaz Hendropriyono
9. Grace Natalie

Dewan Pengarah
Ketua:
Jusuf Kalla

Anggota:
1. Try Sutrisno
2. Puan Maharani
3. Pramono Anung
4. Sri Mulyani
5. Agung Laksono
6. Akbar Tandjung
7. Dimyati Rois
8. Siswono Yudho Husodo
9. Suwarso
10. Sidarto
11. Laksamana (Purn) Marsetio.

(ARif R)

7 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER