Ramai-Ramai Dukung Jokowi, Sembilan Kepala Daerah di Maluku Utara Ucapkan Ikrar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sebanyak sembilan dari 10 bupati dan walikota di Provinsi Maluku Utara mengikrarkan dukungannya kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Pengucapakan dilakukan di hadapan Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto, di Rumah Aspirasi 01, di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta, Ahad (3/2).

Ada sebanyak 16 orang yang hadir meliputi, bupati, walikota, dan anggota DPRD, yang mengucapkan ikrar dukungan kepada Jokowi- KH Ma’ruf Amin.

Kepala daerah yang mengucapkan ikrar dukungan adalah, Bupati Kepulauan Sula, Hendrata Theis, yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku Utara. Kemudian, Walikota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim, Bupati Halmahera Barat Danny Missy, Bupati Halmahera Utara Frans Manery, Bupati Pulau Morotai Benny Laos, dan Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus.

Tiga bupati yang siap menyatakan dukungan, tidak tampak hadir karena tidak dapat tiket pesawat, yakni Bupati Kota Ternate Burhan Abdurahman, Bupati Halmahera Timur Muhdin, dan serta Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba.

Baca juga: Beda dari Pusat, DPD Demokrat Malut Terang-Terangan Dukung Jokowi, Begini Alasannya

Dalam rombongan kepala daerah yang mengikrarkan dukungan tersebut, hadir juga Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara Alien Mus, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara Ikram Haris AR, serta belasan anggota DPRD Propinsi Maluku Utara.

“Kami adalah sembilan dari 10 kepala daerah kabupaten dan kota di Maluku Utara mendukung Pak Jokowi dan Pak Kiai Ma’ruf Amin memenangkan pemilu presiden 2019. Maluku Utara ingin maju di bawah kepemimpinan Pak Jokowi,” kata Hendrata yang menjadi juru bicara para kepala daerah.

“Kami para kepala daerah di Maluku Utara berkomitmen, untuk memenangkan Pak Jokowi dan Pak Kiai Ma’ruf menang sampai 90 persen. Kita dalam politik bicara dengan kerja keras. Demi kemenangan kita Indonesia,” tambahnya.

Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Alien Mus, menambahkan, dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf adalah hal wajar, karena kepemimpinan Jokowi memang membangun dari desa. Perekonomian di desa-desa di Maluku Utara berjalan lancar. “Khususnya dengan adanya dana desa Rp1 miliar per desa,” kata Alien.

Sebagai seorang perempuan, Politikus Partai Gokar itu mengatakan, kepemimpinan Jokowi sangat memperhatikan isu perempuan. Pelayanan kesehatan untuk perempuan di Maluku Utara sudah sangat luar biasa.

“Alhamdulillah, dokter-dokter sudah ada di desa-desa. Sebelumnya, tidak ada sama sekali dokter di desa, sekarang sudah ada. Sekolah SD, SMP, dan SMA yang sebekumnya tidak ada di desa, sekarang semua sudah rata adanya,” kata Alien Mus.

“NKRI harga mati dan kami tidak terpengaruh hoaks dan perbedaan agama, sebab kami mempercayai Pak Jokowi memperjuangkan semuanya,” ujarnya.

Hasto Kristiyanto, pada kesempatan tersebut menyatakan, berterima kasih atas dukungan para kepada daerah dari Maluku Utara. Secara khusus, Hasto mengatakan, Maluku dan Maluku Utara punya pengalaman pahit berupa konflik di masa lalu. Karena itu, kata dia, ketika fitnah dan hoaks mulai beredar demi ambisi politik di pemilu, komitmen para kepala daerah menjaga kedamaian patut didukung.

“Ini merupakan dukungan yang baik, positif, dan sekaligus menjadi energi positif bagi Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin, sebagai pemimpin yang menggambarkan Indonesia kita. Persatuan umaroh dan ulama, persatuan antara kekuatan nasionalis agamis,” tukas Hasto. (Ant/SU01)

75 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing. Mulai dari urusan remeh temeh seperti semir sepatu dan jarum jahit sampai urusan canggih-canggih seperti pesawat terbang dan gadged.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi