Program Ekonomi Anies-Sandi Selaras Pemikiran Gotong Royong Bung Hatta

0
170
Anies Baswedan ziarah ke Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

JAKARTA – Calon gubernur DKI nomor urut 3, Anies Baswedan mengawali kampanye putaran kedua hari ini dengan berziarah ke TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Anies berziarah ditemani putri sulung proklamator Indonesia Mohammad Hatta, Meutia Farida Hatta.

Selain itu, Anies juga berziarah ke makam kakeknya, AR Baswedan, kemudian ke makam gubernur DKI terdahulu, yakni Ali Sadikin.

Anies mengatakan ziarah bukan sekadar menengok dan mengingat jasa pahlawan, melainkan sebagai tanggung jawab bersama untuk meneruskan perjuangan dan mengisi kemerdekaan bangsa.

“Kita teruskan ikhtiar mereka untuk mewujudkan cita-cita bangsa,” ujar Anies di lokasi.

Usai berziarah ke makam Bung Hatta, sang putri Meutia Hatta memberikan sebuah buku ke Anies Baswedan. Buku itu merupakan pokok pemikiran Bung Hatta pada tahun 30-an tentang bangsa. Meutia juga memberikan 3 buah booklet tulisan Meutia bersama suaminya.

Bung Hatta, kata Anies, merupakan sosok yang sering membicarakan dan menyiapkan konsep keadilan bagi perekonomian Indonesia. “Saya terhormat sekali menerima buku pokok-pokok pemikiran Bung Hatta, insya Allah jadi salah satu pegangan kita,” ujar Anies.

Sebagai putra perintis kemerdekaan, Anies berkata adalah tanggung jawab moral bagi dirinya untuk memajukan bangsa.

“Keluarga besar perintis kemerdekaan ini punya tanggung jawab moral untuk meneruskan dan memastikan konsisten ke depan. Mohon doanya karena ini bukan sesuatu yang mudah,” imbuh mantan Mendikbud ini.

Anies menjelaskan bahwa seluruh program unggulan Anies-Sandi sudah sesuai dengan pokok pikiran Bung Hatta.

Anies menegaskan kembali komitmennya untuk menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh warga Jakarta, melalui pendekatan gerakan untuk membangun Jakarta. Yang menurutnya, pendekatan gerakan itu sudah terlebih dahulu dicetuskan Bung Hatta.

“Pendekatan gerakan yang nanti kita usung di dalamnya ada unsur gotong royong yang pondasi pertama diletakkan oleh bung Hatta,” terang Anies.

“Jadi salah satu yang ingin kita bangun di Jakarta adalah mengembalikan keadilan. Kami sering katakan mengembalikan keadilan dan aspek yang paling terasa oleh warga adalah keadilan ekonomi,” ujar Anies.

“Siapa yang paling sering membicarakan dan menyiapkan konsep untuk keadilan dalam aspek perekonomian? Bung Hatta. Bung Hatta ini sudah mengatakannya lama sekali,” ujarnya.

Anies mengatakan bahwa program ekonomi kerakyatan Anies-Sandi terinspirasi dari aspek pemikiran Bung Hatta. Anies melihat ketimpangan yang selama ini hadir di Jakarta karena sistem ekonomi yang berpihak kepada sebagian bukan kebanyakan warga Jakarta. Oleh karena itu, untuk mengembalikan keadilan ekonomi dan kebahagiaan warga Jakarta, pasangan Anies-Sandi punya program OK OCE. Dengan program OK OCE, Anies berharap kesejahteraan warga Jakarta dapat diimplementasikan dengan nyata, dan Jakarta harus dinikmati oleh seluruh kalangan.

“Kita ingin yang sudah sejahtera makin sejahtera tapi yang hari ini belum sejahtera, kita sejahterakan. Oleh karena itu, prinsip kita adalah Jakarta yang maju bersama dan kita ingin warganya bahagia,” tutur Anies.

Anies juga berbicara soal slogannya, yakni ‘Maju Kotanya, Bahagia Warganya’. Menurutnya, Bung Hatta 30 tahun yang lalu telah mendefinisikan tentang rakyat bahagia. Anies ingin melanjutkan perjuangan Bung Hatta.

“Siapa salah satu orang pertama yang paling sering menulis bahagia? Bung Hatta. Coba perhatikan tulisan Bung Hatta yang ingin membuat rakyatnya bahagia. Insya Allah kita ingin meneruskan perjuangan Bung Hatta,” puji Anies.

Selain program ekonomi, Anies juga mengaku terinsipirasi prinsip Bung Hatta terkait pendidikan. Baginya Bung Hatta merupakan Man of Integrity yang sangat fokus pada pendidikan bangsa, terlebih sang proklamator itu pernah mengatakan bahwa setiap pemimpin adalah pendidik dan seorang pendidik adalah pemimpin.

“Pendidikan adalah kunci, Bung Hatta serius membicarakan pendidikan, dimana pendidikan rakyat adalah kuncinya,” ungkap Anies.

Maka dari itu, program Anies-Sandi untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas tuntas dan gratis di Jakarta juga sesuai dengan cita-cita Bapak Koperasi Indonesia itu. Agar membawa perubahan dan kebahagiaan bagi warga Jakarta.

EDITOR: Iwan Y

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...