Program Ekonomi Anies-Sandi Selaras Pemikiran Gotong Royong Bung Hatta

0
108
Anies Baswedan ziarah ke Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

JAKARTA – Calon gubernur DKI nomor urut 3, Anies Baswedan mengawali kampanye putaran kedua hari ini dengan berziarah ke TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Anies berziarah ditemani putri sulung proklamator Indonesia Mohammad Hatta, Meutia Farida Hatta.

Selain itu, Anies juga berziarah ke makam kakeknya, AR Baswedan, kemudian ke makam gubernur DKI terdahulu, yakni Ali Sadikin.

Anies mengatakan ziarah bukan sekadar menengok dan mengingat jasa pahlawan, melainkan sebagai tanggung jawab bersama untuk meneruskan perjuangan dan mengisi kemerdekaan bangsa.

“Kita teruskan ikhtiar mereka untuk mewujudkan cita-cita bangsa,” ujar Anies di lokasi.

Usai berziarah ke makam Bung Hatta, sang putri Meutia Hatta memberikan sebuah buku ke Anies Baswedan. Buku itu merupakan pokok pemikiran Bung Hatta pada tahun 30-an tentang bangsa. Meutia juga memberikan 3 buah booklet tulisan Meutia bersama suaminya.

Bung Hatta, kata Anies, merupakan sosok yang sering membicarakan dan menyiapkan konsep keadilan bagi perekonomian Indonesia. “Saya terhormat sekali menerima buku pokok-pokok pemikiran Bung Hatta, insya Allah jadi salah satu pegangan kita,” ujar Anies.

Sebagai putra perintis kemerdekaan, Anies berkata adalah tanggung jawab moral bagi dirinya untuk memajukan bangsa.

“Keluarga besar perintis kemerdekaan ini punya tanggung jawab moral untuk meneruskan dan memastikan konsisten ke depan. Mohon doanya karena ini bukan sesuatu yang mudah,” imbuh mantan Mendikbud ini.

Anies menjelaskan bahwa seluruh program unggulan Anies-Sandi sudah sesuai dengan pokok pikiran Bung Hatta.

Anies menegaskan kembali komitmennya untuk menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh warga Jakarta, melalui pendekatan gerakan untuk membangun Jakarta. Yang menurutnya, pendekatan gerakan itu sudah terlebih dahulu dicetuskan Bung Hatta.

“Pendekatan gerakan yang nanti kita usung di dalamnya ada unsur gotong royong yang pondasi pertama diletakkan oleh bung Hatta,” terang Anies.

“Jadi salah satu yang ingin kita bangun di Jakarta adalah mengembalikan keadilan. Kami sering katakan mengembalikan keadilan dan aspek yang paling terasa oleh warga adalah keadilan ekonomi,” ujar Anies.

“Siapa yang paling sering membicarakan dan menyiapkan konsep untuk keadilan dalam aspek perekonomian? Bung Hatta. Bung Hatta ini sudah mengatakannya lama sekali,” ujarnya.

Anies mengatakan bahwa program ekonomi kerakyatan Anies-Sandi terinspirasi dari aspek pemikiran Bung Hatta. Anies melihat ketimpangan yang selama ini hadir di Jakarta karena sistem ekonomi yang berpihak kepada sebagian bukan kebanyakan warga Jakarta. Oleh karena itu, untuk mengembalikan keadilan ekonomi dan kebahagiaan warga Jakarta, pasangan Anies-Sandi punya program OK OCE. Dengan program OK OCE, Anies berharap kesejahteraan warga Jakarta dapat diimplementasikan dengan nyata, dan Jakarta harus dinikmati oleh seluruh kalangan.

“Kita ingin yang sudah sejahtera makin sejahtera tapi yang hari ini belum sejahtera, kita sejahterakan. Oleh karena itu, prinsip kita adalah Jakarta yang maju bersama dan kita ingin warganya bahagia,” tutur Anies.

Anies juga berbicara soal slogannya, yakni ‘Maju Kotanya, Bahagia Warganya’. Menurutnya, Bung Hatta 30 tahun yang lalu telah mendefinisikan tentang rakyat bahagia. Anies ingin melanjutkan perjuangan Bung Hatta.

“Siapa salah satu orang pertama yang paling sering menulis bahagia? Bung Hatta. Coba perhatikan tulisan Bung Hatta yang ingin membuat rakyatnya bahagia. Insya Allah kita ingin meneruskan perjuangan Bung Hatta,” puji Anies.

Selain program ekonomi, Anies juga mengaku terinsipirasi prinsip Bung Hatta terkait pendidikan. Baginya Bung Hatta merupakan Man of Integrity yang sangat fokus pada pendidikan bangsa, terlebih sang proklamator itu pernah mengatakan bahwa setiap pemimpin adalah pendidik dan seorang pendidik adalah pemimpin.

“Pendidikan adalah kunci, Bung Hatta serius membicarakan pendidikan, dimana pendidikan rakyat adalah kuncinya,” ungkap Anies.

Maka dari itu, program Anies-Sandi untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas tuntas dan gratis di Jakarta juga sesuai dengan cita-cita Bapak Koperasi Indonesia itu. Agar membawa perubahan dan kebahagiaan bagi warga Jakarta.

EDITOR: Iwan Y

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Soekarwo

Soekarwo: Jelang Pilkada Suasana Politik Jatim Akrab

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menilai suasana politik di Jatim akrab dan tidak ada perpecahan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada...

DPD: Indonesia Berbagi Pengalaman Atasi Terorisme

HANOI, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Nono Sampono mengatakan Indonesia berbagi pengalaman mengatasi aksi terorisme dalam upaya mendorong langkah bersama mencegah kejahatan tersebut. Dalam...

PSI Galang Dana Publik Untuk Partai

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggalang dana donasi publik untuk pendanaan partai dan mendorong perbaikan iklim politik di Tanah Air. "Agar independen, hanya...
Anugerah Humas

Website ITS Sabet Juara II Anugerah Humas Perguruan Tinggi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menyabet peringkat dua dalam ajang Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Koordinasi Perguruan...

Ketua MPR: Demokrasi Pancasila Jamin Kesetaraan

KUNINGAN, SERUJI.CO.ID - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menilai demokrasi Pancasila yang dianut Indonesia menjamin kesetaraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, sehingga implementasinya dibutuhkan...
loading...
fotozukifli

Paska Diperiksa, Ustadz Zukifli Muhammad Ali Diundang Live di TV Swasta Nasional

Berita tentang "penangkapan" ustadz baru-baru saja terjadi, dialami Ustadz Zukifli Muhammad Ali, yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan menyebarkan kebencian berdasarkan SARA, lihat di berita...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...