Presiden PKS Ajak Masyarakat Bersyukur atas Kemenangan Anies-Sandi

3
134
Anies, Sandi
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berfoto bersama dengan petinggi PKS sesaat setelah mengumumkan kemenangan mereka dalam Quick Count Pilkada DKI Jakarta di Kantor DPP PKS, Jakarta, 19/4. (Foto: Adi/Seruji)

JAKARTA – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman, mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur atas kemenangan Anies-Sandi pada Pilkada DKI putaran kedua yang dilaksanakan pada Rabu 19 April 2017.

“Kemenangan Anies-Sandi adalah kemenangan semua masyarakat Jakarta, marilah kita syukuri bersama atas hasil dari kerja keras kita selama ini,” ucap Sohibul dalam keterangan persnya pada Rabu (19/4).

Sohibul Iman juga menambahkan bahwa kemenangan yang diperoleh Anies-Sandi tidak terlepas dari pertolongan dari Allah SWT. Menurutnya, pertarungan melawan petahana pada Pilkada DKI Jakarta bukanlah pertarungan yang mudah.

“Ketika tanggal 23 Desember, setelah selesai melaunching pasangan Anies-Sandi sebagai calon gubernur DKI. Jujur, saya memiliki beban pikiran bagaimana petahana yang posisinya sangat kuat saat itu, bisa kita susul. Kalo dihitung dengan uang, effort, dan ikhtiar, butuh pengorbanan yang sangat luar biasa, tapi dalam perjalanannya yang diatas memberikan pertolongan kepada kita,” tambah Sohibul.

Maka, Sohibul Iman kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk bersyukur atas pertolongan yang diberikan oleh Allah SWT. Serta menyambut kegembiraan atas kemenangan ini tidak dengan berlebihan.

“Insya Allah kemenangan ini akan kita raih, dan saat ini kita bergembira atasnya. Tapi, jangan sampai kegembiraan kita ini melampaui batas, apalagi sampai mengundang pihak lain sebagai provokasi. Insya Allah kita bahagia dengan kerendah-hatiaan kita,” tuturnya.

Sohibul Iman juga mengajak agar semua pihak tetap merawat kesatuan di Jakarta. Yakni dengan tetap merangkul mereka yang berbeda pandangan. Karena, menurutnya Jakarta tidak bisa dibangun hanya oleh segelintir orang saja.

“Mari kita rangkul teman-teman kita yang tidak memilih Anies-Sandi untuk bersama-sama membangun Jakarta, yang maju kotanya bahagia warganya,” tutupnya.

Sementara Anies Baswedan menurut keterangan persnya dalam waktu dekat ini akan mengagendakan untuk bertemu dengan lawan politiknya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam agenda silaturahim.

“Kita akan bertemu Pak Basuki dalam waktu dekat ini untuk silaturahim, kita fokus mengajak siapapun termasuk Pak Basuki untuk sama-sama membangun Jakarta,” pungkasnya.

 
EDITOR: Iwan Y

BAGIKAN
loading...

3 KOMENTAR

  1. Betul, tetap waspada dg semua kemungkinan terburuk. Kalau mereka gagal di plan A dan sekarang sdg menjalankan plan B nya, dan pasti mereka juga punya plan C, D , dst.

    Adakah ummat islam punya juga plan A, B, C, dst utk mewujudkan misinya sbg rahmatan lil ‘alamiin ?

  2. INGAT…jika Ahok menang, republik.ini ada dlm cengkreman kelompok/negara/orang super licik. Jika Ahok kalah mereka hanya mundur selangkah.

    Kita mesti sadar yg melibatkan diri dlm pemenangan Ahok ini bukan hanya rakyat jelata yg tergabung jadi tim sukses tapi……mereka yg bercokol di posisi/jabatan luar biasa di negara ini. Ada penguasa, petinggi kepolisian dan intelijen, petinggi partai dan legislatif level nasional, investor sekaligus koruptor kakap, negara Asing yg super rakus dan licik.

    Lalu menurut Quick Count Ahok kalah. Logika sederhana mereka semua akan menerima, diam dan secara sportif mengakui kekalahan….??? Ohhh TIDAK.

    Lihatlah seluruh parameter/indikator sebelum pemilihan. Betapa semua mereka (penguasa, pejabat, aparat kepolisian, legislatif, eksekutif) tanpa rasa risih, malu, berjibaku melanggar norma, hukum dan aturan per UU demi memenangkan Ahok. Sekarang jagoannya kalah….Mereka akan diam, pasrah, bersikap sportif legowo menerima kenyataan.

    Mereka telah habis2an. Dana yg digelontorkan luar biasa banyak. Semua potensi sdh digerakkan. Harga diri, jabatan dan agama telah dipertaruhkan. Pengkhianat2 telah disiram dg sogokan. Mereka semua tak mungkin tinggal diam. Bak dlm film spionase, gagal strategi A, jalan strategi B.

    Mungkin saja PEPERANGAN yg sesungguhnya baru saja dimulai. Yg telah terjadi bisa saja baru PEMANASAN. Krn itu kita umat Islam harus semakin memperkuat barisan, melipat gandakan kewaspadaan minimal sampai Pilpres 2019 nanti. Jgn euforia sehingga lengah.

    Namun kita juga berdoa dan berharap, kekalahan China Kafir Ahok Laknatullah merupakan awal kejatuhan para kafir-munafik yg jadi pengkhianat bangsa, negara dan agama yg bercokol di lingkaran elit kekuasaan.

    Dan Islam bangkit serta jaya di negeri mayoritas muslim ini.

    Amin Ya Allah, amin ya rahman, amin ya rahim, amin ya mujibassailiin. Takbir : Allahu Akbar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Bupati Malinau Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penetapan APBD 2018

MALINAU, SERUJI.CO.ID - Bupati Malinau hadiri rapat paripurna ke IX masa sidang III DPRD kabupaten Malinau tahun 2017 yang diadakan di ruang sidang kantor...
Setya Novanto dan KPK

Pengacara Belum Pastikan Setya Novanto Hadir di Persidangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya, menyatakan belum mengetahui apakah kliennya dapat dihadirkan sebagai terdakwa pada sidang perdana perkara tindak pidana korupsi...
Polrestabes Surabaya

Polrestabes Surabaya Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya meraih predikat "Wilayah Bebas Korupsi" dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. "Kami mengucapkan terima kasih kepada...

KANAL WARGA TERBARU

Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...
Diky Supratman

Tiga Tahun Bocah Ini Berjuang Dengan Penyakitnya

Kotawaringin Barat - Diky Supratman (16) anak dari pasangan Mustofa dan Marni jl. Ahamd Yani gg. Baning RT 29 Kelurahan Baru Arut Selatan Kotawaringin...