Presiden PKS Ajak Masyarakat Bersyukur atas Kemenangan Anies-Sandi

3
126
Anies, Sandi
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berfoto bersama dengan petinggi PKS sesaat setelah mengumumkan kemenangan mereka dalam Quick Count Pilkada DKI Jakarta di Kantor DPP PKS, Jakarta, 19/4. (Foto: Adi/Seruji)

JAKARTA – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman, mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur atas kemenangan Anies-Sandi pada Pilkada DKI putaran kedua yang dilaksanakan pada Rabu 19 April 2017.

“Kemenangan Anies-Sandi adalah kemenangan semua masyarakat Jakarta, marilah kita syukuri bersama atas hasil dari kerja keras kita selama ini,” ucap Sohibul dalam keterangan persnya pada Rabu (19/4).

Sohibul Iman juga menambahkan bahwa kemenangan yang diperoleh Anies-Sandi tidak terlepas dari pertolongan dari Allah SWT. Menurutnya, pertarungan melawan petahana pada Pilkada DKI Jakarta bukanlah pertarungan yang mudah.

“Ketika tanggal 23 Desember, setelah selesai melaunching pasangan Anies-Sandi sebagai calon gubernur DKI. Jujur, saya memiliki beban pikiran bagaimana petahana yang posisinya sangat kuat saat itu, bisa kita susul. Kalo dihitung dengan uang, effort, dan ikhtiar, butuh pengorbanan yang sangat luar biasa, tapi dalam perjalanannya yang diatas memberikan pertolongan kepada kita,” tambah Sohibul.

Maka, Sohibul Iman kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk bersyukur atas pertolongan yang diberikan oleh Allah SWT. Serta menyambut kegembiraan atas kemenangan ini tidak dengan berlebihan.

“Insya Allah kemenangan ini akan kita raih, dan saat ini kita bergembira atasnya. Tapi, jangan sampai kegembiraan kita ini melampaui batas, apalagi sampai mengundang pihak lain sebagai provokasi. Insya Allah kita bahagia dengan kerendah-hatiaan kita,” tuturnya.

Sohibul Iman juga mengajak agar semua pihak tetap merawat kesatuan di Jakarta. Yakni dengan tetap merangkul mereka yang berbeda pandangan. Karena, menurutnya Jakarta tidak bisa dibangun hanya oleh segelintir orang saja.

“Mari kita rangkul teman-teman kita yang tidak memilih Anies-Sandi untuk bersama-sama membangun Jakarta, yang maju kotanya bahagia warganya,” tutupnya.

Sementara Anies Baswedan menurut keterangan persnya dalam waktu dekat ini akan mengagendakan untuk bertemu dengan lawan politiknya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam agenda silaturahim.

“Kita akan bertemu Pak Basuki dalam waktu dekat ini untuk silaturahim, kita fokus mengajak siapapun termasuk Pak Basuki untuk sama-sama membangun Jakarta,” pungkasnya.

 
EDITOR: Iwan Y

BAGIKAN
loading...

3 KOMENTAR

  1. Betul, tetap waspada dg semua kemungkinan terburuk. Kalau mereka gagal di plan A dan sekarang sdg menjalankan plan B nya, dan pasti mereka juga punya plan C, D , dst.

    Adakah ummat islam punya juga plan A, B, C, dst utk mewujudkan misinya sbg rahmatan lil ‘alamiin ?

  2. INGAT…jika Ahok menang, republik.ini ada dlm cengkreman kelompok/negara/orang super licik. Jika Ahok kalah mereka hanya mundur selangkah.

    Kita mesti sadar yg melibatkan diri dlm pemenangan Ahok ini bukan hanya rakyat jelata yg tergabung jadi tim sukses tapi……mereka yg bercokol di posisi/jabatan luar biasa di negara ini. Ada penguasa, petinggi kepolisian dan intelijen, petinggi partai dan legislatif level nasional, investor sekaligus koruptor kakap, negara Asing yg super rakus dan licik.

    Lalu menurut Quick Count Ahok kalah. Logika sederhana mereka semua akan menerima, diam dan secara sportif mengakui kekalahan….??? Ohhh TIDAK.

    Lihatlah seluruh parameter/indikator sebelum pemilihan. Betapa semua mereka (penguasa, pejabat, aparat kepolisian, legislatif, eksekutif) tanpa rasa risih, malu, berjibaku melanggar norma, hukum dan aturan per UU demi memenangkan Ahok. Sekarang jagoannya kalah….Mereka akan diam, pasrah, bersikap sportif legowo menerima kenyataan.

    Mereka telah habis2an. Dana yg digelontorkan luar biasa banyak. Semua potensi sdh digerakkan. Harga diri, jabatan dan agama telah dipertaruhkan. Pengkhianat2 telah disiram dg sogokan. Mereka semua tak mungkin tinggal diam. Bak dlm film spionase, gagal strategi A, jalan strategi B.

    Mungkin saja PEPERANGAN yg sesungguhnya baru saja dimulai. Yg telah terjadi bisa saja baru PEMANASAN. Krn itu kita umat Islam harus semakin memperkuat barisan, melipat gandakan kewaspadaan minimal sampai Pilpres 2019 nanti. Jgn euforia sehingga lengah.

    Namun kita juga berdoa dan berharap, kekalahan China Kafir Ahok Laknatullah merupakan awal kejatuhan para kafir-munafik yg jadi pengkhianat bangsa, negara dan agama yg bercokol di lingkaran elit kekuasaan.

    Dan Islam bangkit serta jaya di negeri mayoritas muslim ini.

    Amin Ya Allah, amin ya rahman, amin ya rahim, amin ya mujibassailiin. Takbir : Allahu Akbar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Donald Trump

Trump Berencana Buka ke Publik Dokumen Rahasia Pembunuhan John F Kennedy

WASHINGTON, SERUJI.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, Sabtu (21/10) waktu setempat, ia berencana untuk mengizinkan agar dokumen pembunuhan Presiden John F. Kennedy pada...

Tiba di Arab Saudi, Wapres JK Langsung Tunaikan Ibadah Umrah

MEKKAH, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla menunaikan ibadah Umrah di Tanah Suci Mekkah pada Sabtu (21/10) malam waktu setempat, setelah sebelumnya menghadiri KTT...

Kerjasama Dengan SERUJI, KPPN Pacitan Adakan Workshop Jurnalistik

PACITAN, SERUJI.CO.ID - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pacitan akan mengadakan pelatihan jurnalistik yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan menulis artikel dan press rilis bagi...
Wilda Mukhlis

Dana Desa Diawasi oleh Kapolsek, Ini Kata Ketua Apdesi Aceh

LANGSA, SERUJI.CO.ID – Terkait kewenangan pengawasan dana desa oleh Kapolsek di setiap daerah, Pengurus Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Aceh mendukung...

Pickup Tata Super Ace HT Dipasarkan Pertama Kali di Makassar

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Perusahaan pabrikan otomotif asal India, Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) resmi memasarkan kendaraan pickup Tata Super Ace HT pertama secara regional...

Indonesia dan Turki akan Bentuk Forum Strategis Tingkat Tinggi

MADINAH, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan sepakat untuk membentuk forum strategis tingkat tinggi (high level strategic council) antara Indonesia dengan Turki sebagai...