Polling: Siapa Pasangan Capres-Cawapres Pilihan Anda di Pilpres 2019?

SERUJI.CO.ID – Dua Pasangan bakal calon dapat dipastikan akan berlaga di Pilpres 2019 mendatang. Calon Presiden-nya masih sama seperti Pilpres 2014 lalu, yaitu Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto. Hanya pasangan calon wakilnya saja yang berbeda.

Jokowi yang diusung koalisi partai yang memiliki kursi di DPR RI yaitu PDIP, PKB, Golkar, Nasdem, Hanura, dan PPP, berpasangan dengan Rais Aam PBNU yang juga Ketua MUI, KH Ma’ruf Amin.

Selain partai yang memiliki kursi di DPR RI, Jokowi-KH Ma’ruf Amin juga diusung┬ápartai yang tidak memiliki kursi di DPR, yaitu PKPI, serta partai baru; PSI dan Perindo.

Sementara Prabowo diusung oleh Gerindra, PKS, PAN dan Demokrat, berpasangan dengan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang mengundurkan diri, Sandiaga Uno. Prabowo-Sandi juga turut diusung oleh Partai Idaman dan Partai Berkarya.

Kedua bakal pasangan calon ini, Jokowi-KH Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno, tinggal ditetapkan saja oleh KPU pada tanggal 20 September mendatang.

Untuk mengetahui pilihan pembaca SERUJI pada Pilpres 2019 mendatang, kami mengadakan polling yang berlangsung dari tanggal 28 Agustus-23 September 2019.

Silahkan anda menentukan pilihan anda dengan mem-vote pilihan yang tersedia. Anda hanya dapat memilih satu kali saja, dan melihat hasilnya setelah melakukan pilihan.

Polling otomatis akan berakhir tanggal 23 September 2018, pada pukul 24.00 WIB, dan hasil akhir akan ditampilkan.

Jika pilpres diadakan hari ini, siapakah pasangan calon pilihan anda?
Jokowi-KH Ma'ruf Amin
Prabowo-Sandiaga Uno
Coblos Samping
Tidak Memilih

(Iwan S)

6 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.