PKB Klaim Cawapres Jokowi adalah KH Ma’ruf Amin Bukan Mahfud MD


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Jelang pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang rencananya akan dilakukan oleh Jokowi dengan partai koalisi pengusungnya, Jumat (10/8) besok, Sekretaris Jenderal PKB Abdul Kadir Karding mengungkapkan siapa cawapres yang akan dampingi Jokowi.

Berbeda dari nama yang sudah menguat hingga saat ini, yang dipastikan akan jadi cawapres Jokowi, Mahfud MD, Sekjen PKB ini menyebut Ketua Umum MUI, KH Ma’ruf Amin lah yang akan jadi cawapres Jokowi.

Lewat akun twitternya, Karding mengungkapkan bahwa hasil kesepakatan para Ketum dan Sekjen parpol koalisi, Rais Aam PBNU tersebut lah yang akan diusung mendampingi Jokowi menghadapi Pilpres 2019.

“Rapat antara pak @jokowi dan ketum2 , sekjen partai pendukung memutuskan Prof Dr Kh Ma’ruf amin sebaga calon wapres pak jokowi,” tulis Karding sambil mengunggah foto pertemuan antara ketum dan Sekjen parpol koalisi pengusung Jomowi, Kamis (9/8).

(ARif R/Hrn)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.
close