Persiapkan Visi Misi, Sandiaga Pimpin Langsung Tim Ekonomi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon Wakil Presiden RI (cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno yang merupakan pasangan calon Presiden (cawapres) Prabowo Subianto akan memimpin langsung Tim Ekonomi dalam pembuatan Visi Misi dan Program Kerja sebagai pasangan calon dalam Pilpres 2019.

Sandiaga mengatakan Tim ekonomi tersebut sedang bekerja dan hasilkan akan disampaikan satu-dua minggu ke depan. Tim ini juga mendapat masukan dari para politikus partai pendukung diantaranya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Salim Segaf Al Jufri dan Amien Rais.

“Semua masukan diakomodir. Untuk membangun konsensus, maka diajak tokoh-tokoh yang peduli. Program-program riil diantaranya santripreneur adalah bagian dari adaptasi OK OCE,” kata Sandiaga di Jakarta, Jumat (17/8).

Dijelaskan oleh Sandiaga bahwa Gerakan “One Kecamatan One Center Entrepreneurship” (OK OCE) yang saat ini sudah diterapkan di DKI Jakarta, memiliki tujuh tahapan, mulai dari pendaftaran hingga bantuan pemasaran, bantuan pelaporan dan bantuan modal.

“Fokusnya bukan lagi pada ekonomi makro, tapi ekonomi yang dirasakan masyarakat khusunya lapisan bawah. Kita fokusnya di ekonomi, kita juga buka lapangan kerja seluas-luasnnya, harga-harga terjangkau, pemerintahan yang kuat dan berpihak pada rakyat,” pungkas Sandiaga. (Hrn)

ARTIKEL TERBARU

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Ghazwul Fikri dan Media

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.