Peradi Akan Periksa Etik Fredrich Yunadi

0
15
Fredrich Yunadi ditahan KPK (foto:istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menyatakan akan memeriksa etik mantan kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi.

“Penyidikan bolehlah sama-sama berjalan, dia (KPK) mungkin mempunyai dasar dan punya alat bukti yang cukup bahwa telah terjadi tindak pidana,” kata Anggota Komisi Pengawas Peradi Kaspudin Noor di Jakarta, Ahad (14/1) malam.

Ia menambahkan tentunya KPK masih mengedepankan asas praduga tidak bersalah dengan memberikan kesempatan kepada Fredrich untuk membela dirinya.

“Itu kan diatur dalam undang-undang,” katanya.

Jadi, kata eks Komisioner Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (KKRI), tidak boleh ada penghukuman sebelum putusan dari pengadilan.

“Semoga juga penangkapan terhadap Fredrich ini berdasarkan Pasal 21 yang diatur dalam KUHAP, bukan karena alasan vokal dalam pembelaan terhadap kliennya,” katanya.

Dijelaskan, sidang etik Peradi sendiri akan memeriksa sesuai fakta apakah kasusnya itu pelanggaran hukum atau pelanggaran etik. Selanjutnya dari hasil sidang etik itu akan diputuskan oleh Dewan Kehormatan Peradi Jakarta.

Fredrich Yunadi ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan merintangi penyidikan kasus KTP elektronik dengan tersangka Setya Novanto pada 10 Januari 2018 dan saat ini sudah ditahan di KPK.

Fredrich dan juga Bimanesh diduga bekerja sama untuk memalsukan tersangka Setya Novanto ke rumah sakit untuk dilakukan rawat inap dengan data-data medis yang diduga dimanipulasi sedemikian rupa untuk menghindari panggilan dan pemeriksaan oleh penyidik KPK termasuk dengan menyewa satu lantai di RS Medika Permata Hijau.

Atas perbuatannya tersebut, Fredrich dan Bimanesh disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Pasal tersebut mengatur mengenai orang yang sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan di sidang terdakwa dalam perkara korupsi dapat dipidana maksimal 12 tahun dan denda paling banyak Rp600 juta. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

bambang soesatyo

Pengamat Optimis RUU KUHP Dapat Diselesaikan di Era Bamsoet

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Peneliti Asosiasi Sarjana Hukum Tata Negara (ASHTN) Mei Susanto optimistis DPR di bawah kepemimpinan Bambang Soesatyo sebagai Ketua dapat menyelesaikan pembahasan Rancangan...
RUU Minuman Beralkohol

Kembali Pernyataan Ketum PAN Dibantah, Kali Ini Terkait RUU Minuman Beralkohol

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang tentang Larangan Minuman Beralkohol (RUU Minol) DPR RI, Arwani Thomafi membantah pernyataan Ketua Umum Partai...
Bima Arya Sugiarto

Pemkot Bogor Hentikan Izin Tempat Hiburan Malam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, mengambil tindakan preventif tidak mengeluarkan izin tempat hiburan malam (THM) pascakejadian perkelahian antara anggota Brimob dengan...

Coutinho Dekati Debut di Barca Setelah Berlatih Bersama Tim

BARCELONA, SERUJI.CO.ID - Pelatih Barcelona Ernesto Valverde mengatakan Philippe Coutinho dapat melakukan debutnya untuk klub pada pertandingan leg kedua perempat final Piala Raja melawan...
menhub

Menhub: Tilang Truk Kelebihan Muatan

CIKARANG, SERUJI.CO.ID - Polisi akan menilang truk yang membawa kelebihan muatan barang saat melaju di jalur Jakarta-Bandung, mengingat selama ini kendaraan tersebut dituding sebagai...
loading...
Perlengkapan Mendaki

Perlengkapan Mendaki Dengan Si Kecil

Untuk mengajak si kecil mendaki, tentunya memerlukan persiapan yang lengkap, selain persiapan mental dan fisik untuk orang tua tentunya. Berdasarkan pengalaman penulis pada saat mendaki...
panahan

Jelang Piala Danlanud Cup, Sejumlah Pemuda Gencar Berlatih Panahan

Kotawaringin Barat - Sejumlah pemuda berlatih olahraga Panahan di lokasi taman kota Pangkalan Bun Park Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, Minggu (21/1) sore. Sesi...
Model Berhijab

Pertama Kalinya, L’Oreal Gunakan Model Berhijab

Paris - L'Oréal Paris membuat gebrakan dengan memakai jasa seorang wanita berhijab Amena Khan, blogger asal inggris, untuk promosi produk perawatan rambut terbarunya, Elvive. Amena,...