Pengamat: Emil Benar-Benar Ingin Jegal Dedi Mulyadi

1
3793
Ridwan Kamil - Dedi Mulyadi
Ridwan Kamil (Kiri), Dedi Mulyadi (Kanan)

PURWAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menyatakan Ridwan Kamil yang telah mendapatkan rekomendasi Golkar untuk maju pada Pemilihan Gubernur Jabar benar-benar ingin menjegal Dedi Mulyadi.

“Ridwan Kamil mulai merayu PDIP untuk mendukungnya maju pada Pilgub Jabar 2018 mendatang. Padahal PDIP pernah menolaknya karena Emil (Ridwan Kamil) menolak menjadi kader PDIP,” katanya, dalam siaran pers yang diterima di Purwakarta, Senin (27/11).

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto telah menyatakan kalau Ridwan Kamil telah mengirimkan tim untuk melobi petinggi partai berlambang banteng tersebut.

Ia menilai, Ridwan Kamil meminta dukungan PDI Perjuangan untuk menjegal pencalonan Dedi Mulyadi yang potensial mengalahkan dirinya pada Pilgub Jabar 2018. Sebagaimana diketahui, beberapa hasil survei menempatkan Dedi Mulyadi pada peringkat kedua, menempel Ridwan Kamil.

“Kalau nantinya PDIP mendukung Ridwan Kamil, kemungkinan besar Dedi Mulyadi tidak mendapatkan tiket untuk menjadi calon gubernur. Karena PKS, PAN dan Demokrat sudah mendukung Deddy Mizwar,” kata dia.

PDI Perjuangan sendiri sebelumnya santer dibicarakan mengusung Dedi Mulyadi pada Pilgub Jawa Barat, karena Bupati Purwakarta itu memiliki wawasan budaya dan pengamal ajaran Marhaenisme yang kuat melalui berbagai kebijakannya di Purwakarta.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, sebelumnya mengatakan kalau Ridwan Kamil tengah mengutus tim lobi ke PDI Perjuangan dalam rangka membahas Pilgub Jawa Barat 2018. Hingga saat ini PDI Perjuangan belum menentukan tokoh yang akan diusung dalam kontestasi lima tahunan tersebut.

“Kami mendapatkan informasi pak Ridwan Kamil mengirimkan beberapa orang ke PDIP untuk membahas tentang Pilgub Jawa Barat. Tetapi dalam politik itu kan konsistensi jauh lebih penting,” kata Hasto. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
banjir

Banjir Bandang Terjang Sejumlah Desa di Bojonegoro

BOJONEGORO, SERUJI.CO.ID - Sejumlah desa di Kecamatan Sukosewu, Dander, Bubulan, dan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diterjang banjir bandang dengan ketinggian air berkisar 0,5-1 meter...

Ganjar Pranowo Kunjungi Korban Banjir Demak

DEMAK, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi para korban banjir di Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Kamis (22/2). Calon gubernur yang berpasangan...
Penjahat ditangkap

Sembunyikan Sabu Dalam Pembalut, Penumpang Pesawat Diamankan

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - EW (41), perempuan penumpang pesawat Air Asia tujuan Kuala Lumpur-Semarang, Jawa Tengah, ditangkap saat diketahui berusaha menyelundupkan 538 gram narkotika jenis sabu-sabu...
Akbar Tanjung

Akbar Tanjung Anggap Nomor 4 Bawa Keberuntungan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung menganggap angka empat yang menjadi nomor urut parpolnya justru akan membawa keberuntungan atau mampu...

Citilink Kaji Penerbangan Rute Internasional Melalui Bandara Banyuwangi

BANYUWANGI, SERUJI.CO.ID - Maskapai penerbangan Citilink Indonesia sedang mengkaji kemungkinan membuka rute penerbangan internasional langsung ke Bandara Banyuwangi, Jawa Timur. Dirut Citilink Juliandra Nurtjahjo saat bertemu...
loading...
IMG_20180221_224758_367

Apa yang Kau Cari, Fahri Hamzah?

Fahri Hamzah, politisi paling populer tahun-tahun ini. Anggota DPR dari fraksi PKS ini sangat kritis terhadap segala hal yang dianggapnya tidak benar dalam penyelenggaraan...
images (3)

Fahri Vs KPK, Senjata OTT dan JC Ampuh?

Berkali-kali KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), seringkali secara dramatis dan dibesar-besarkan media, layaknya pahlawan. Sayangnya, kebanyakan kelas kabupaten, bukan membongkar sindikat nasional dan...
1_2G1_0QFZyN75nPAxOeD_Lw

Judi dan Kompetisi

Miripkah? Agak. Adilkah? Tidak. Tapi kalau dilihat, kompetisi olahraga itu tidak lebih adil daripada judi. Contoh : tak mungkin tim basket Indonesia menang melawan...