Pendemo Puisi Sukmawati Bergerak ke Bareskrim


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Massa pendemo puisi Sukmawati Soekarnoputri yang dinilai menghina agama Islam mulai bergerak ke Badan Reserse Kriminal Polri di Jalan Medan Merdeka Timur dari Masjid Istiqlal, Jakarta.

Dipimpin sebuah mobil komando, massa yang mayoritas mengenakan pakaian putih itu berjalan melalui Lapangan Banteng, kemudian Jalan Pejambon dan Jalan Medan Merdeka Timur.

Terlihat beberapa atribut dan panji-panji organisasi massa Islam seperti Front Pembela Islam dan Laskar Pembela Islam.

Mereka menuju Badan Reserse Kriminal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jalan Medan Merdeka Timur, menyusul laporan beberapa organisasi Islam terkait puisi Sukmawati Soekarnoputri.

Baca juga: Pendemo Puisi Sukmawati Kumandangkan Azan di Bareskrim

Sebelumnya, massa melaksanakan shalat Jumat di Masjid Istiqlal.

Puisi putri proklamator Soekarno itu dianggap menghina agama Islam karena mempertentang syariat, seperti azan dan cadar, dengan kebudayaan nasional, seperti kidung dan konde. (Ant/SU02)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pengabdian Tragis Dahlan Iskan!

Dua kali hari Kartini saya mendapatkan kado sedih. Pertama saat Ibu saya tercinta meninggal dunia dalam usia 52 tahun, 21 April 1994.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

close