Pemuda Aceh Lakukan Aksi Kecam Kebiadaban Myanmar Pada Muslim Rohingya

ACEH BARAT – Berbagai elemen pemuda dari wilayah barat hingga selatan Aceh melakukan aksi mengecam kebiadaban rezim militer Myanmar di Simpang Pelor depan Gedung DPRK Aceh Barat, Kamis (7/9).

Aksi tersebut berlangsung tertib dan damai dengan masing-masing perwakilan elemen pemuda yang hadir menyuarakan aspirasinya atas nasib Muslim Rohingya.

Peserta aksi mengecam kebiadaban militer Myanmar terhadap Muslim Rohingya di Meulaboh, 7/9/2017. (foto:Arief/SERUJI)

Aksi dimulai selepas shalat Zhuhur dengan titik kumpul di Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh. Massa berorasi sebentar di pekarangan masjid lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki ke Gedung DPRK Aceh Barat.

Massa terdiri dari perwakilan mahasiswa seperti BEM Universitas Teuku Umar, BEM STAIN Teuku Dirundeng, dan perwakilan mahasiswa dari kampus dari Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya.

Organisasi mahasiswa lain yang tampak memenuhi jalanan antara lain KAMMI, HMI, PII, Sombep, SMUR, dan lainnya. Bahkan tampak juga mahasiswa asal Sumatera Utara yang sedang menuntut ilmu di Aceh, Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (IMSU) Aceh Barat.

Sedang dari ormas terlihat perwakilan dari PKPU Aceh Barat, Front Pembela Islam (FPI), Melborn, Catur, Forkot, dan lainnya. Selain itu juga tampak pelajar SMA dan SMK di seputaran Kota Meulaboh Aceh Barat ikut dalam aksi tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.