PBB: Pengungsi Rohingya di Bangladesh Capai 604.000

0
24
Pengungsi Rohingya
Muslim Rohingya yang mengungsi menuju perbatasan Bangladesh, 1/9/2017. (foto:AFP)

NEW YORK, SERUJI.CO.ID – Jumlah pengungsi Muslim Rohingya yang menyelamatkan diri dari Myanmar ke Bangladesh sejak 25 Agustus telah mencapai 604.000, kata seorang juru bicara PBB di Markas Besar PBB, New York, Rabu (25/10).

“Pengungsi telah berlindung di Bangladesh sejak meletusnya kerusuhan di Myanmar pada 25 Agustus,” kata Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq dalam taklimat harian. Ia mengutip keterangan dari Kantor PBB bagi Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).

Lebih separuh dari orang yang baru tiba di Bangladesh menyelamatkan diri dari kerusuhan di Negara Bagian Rakhine di Myanmar tinggal di Lokasi Perluasan Kutupalong, yang meliputi beberapa permukiman sementara dan tanah yang dialokasikan oleh pemerintah, katanya.

“Hampir 570.000 orang telah menerima bantuan makanan dan hampir 310.000 orang menerima perawatan kesehatan,” kata Haq, sebagaimana dikutip Xinhua, Kamis (26/10) pagi.

Ia menambahkan ada keprihatinan mengenai kebersihan, dan ada tempat penampungan pengungsi yang tak memiliki akses ke air bersih.

Satu konferensi kemanusiaan yang ditaja PBB pada Senin mengumpulkan lebih dari 344 juta dolar AS untuk mendanai program bantuan mendesak buat pengungsi Rohingya.

Pengungsian besar-besaran warga Rohingya terus berlangsung, sehingga krisis itu menjadi keadaan darurat yang berkembang paling cepat di dunia saat ini.

Sejak krisis tersebut meletus, berbagai badan PBB telah melancarkan upaya pertolongan, termasuk melakukan kegiatan imunisasi besar-besaran memvaksinasi lebih dari 700.000 orang terhadap kolera, serta menyediakan bantuan makanan untuk ratusan ribu pengungsi. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA

Ratusan Bangunan Warisan Budaya, Belum Dapat Rekomendasi Cagar Budaya

 KULON PROGO, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 300 bangunan warisan budaya yang tersebar di 12 kecamatan, di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum mendapat rekomendasi...

Gunakan Ijaazah Palsu, KPU Tak Loloskan Kandidat Petahana

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kandidat petahana dalam Pilkada Mimika yakni Eltinus Omaleng yang berpasangan dengan Johanes Rettob, dinyatakan tidak memenuhi syarat menjadi peserta pilkada serentak...

Dua Pemukiman Terbakar Akibat Karhutla, Polisi Tindak Tegas Pelaku

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan telah memerintahkan seluruh jajaran untuk menangkap pelaku pembakaran lahan dan menindak...

Bawaslu: Kabupaten Badung Rawan Pelanggaran Pilkada Bali

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali menyatakan Kabupaten Badung menjadi daerah yang paling rawan terjadi pelanggaran Pilkada Bali 2018, dibandingan dengan delapan...

Cegah Kenakalan Remaja, Pemkot Berlakukan Jam Malam Pelajar

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) akan memberlakukan jam malam kepada pelajar di daerah ini, untuk mencegah mereka melakukan tindakan...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...