PBB Minta Laporan Myanmar Terkait Pemerkosaan dan Kematian Muslimah Rohingya

0
44
Pasukan keamanan Myanmar
Pasukan keamanan Myanmar dalam operasinya di Rakhine State. (Foto: Rohingya Vision)

JENEWA, SERUJI.CO.ID – Badan hak perempuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (28/11) meminta Myanmar dalam waktu enam bulan melaporkan perkara kekerasan seksual terhadap perempuan dan perempuan anak-anak Muslim Rohingya oleh pasukan keamanannya di Rakhine utara.

Mereka juga meminta laporan tindakan, yang akan diterapkan Myanmar untuk menghukum tentara pelaku kekerasan tersebut.

Komite PBB untuk Penghapusan Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW) juga meminta pihak berwenang memberikan keterangannya tentang perempuan dan perempuan anak-anak, yang tewas dalam kekerasan sejak tindakan keras tentara dimulai pada akhir Agustus.

Tindakan kekerasan yang dilakukan pasukan keamanan Myanmar mendorong lebih dari 600.000 warga muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh dan meninggalkan desa mereka, yang terbakar habis.

Permintaan langka untuk “laporan luar biasa” dari sebuah negara hanya baru terdapat empat panel sejak 1982.

“Kami meminta laporan yang luar biasa dari sebuah negara ketika terjadi sebuah pelanggaran serius, besar dan sistematis terjadi dan isu ini sesuai dengan amanat Komite,” kata anggota panel Nahla Haidar.

“Laporan luar biasa sama juga seperti bendera merah,” katanya.

“Langkah tersebut bertujuan untuk membantu pemerintah Myanmar keluar dari kemelut yang terjadi belakangan ini, yang telah benar benar membuat kemunduran dalam proses demokratisasi di Myanmar,” tambahnya.

Panel pengawas PBB, yang terdiri dari 23 pakar mandiri, menetapkan batas waktu selama enam bulan bagi pemerintah, untuk menyampaikan laporan tersebut kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

“Panitia meminta keterangan mengenai perkara-perkara kekerasan seksual, termasuk pemerkosaan, terhadap perempuan dan anak perempuan Rohingya oleh pasukan keamanan negara itu; dan untuk memberikan rincian tentang jumlah perempuan dan anak perempuan yang terbunuh atau telah meninggal dunia akibat penyebab non-alami lainnya selama kekerasan terkini terjadi,” katanya dalam pernyataan.

“Intinya perkosaan, kekerasan seksual dengan sejumlah penyiksaan dalam perkara tertentu terhadap anak perempuan dan perempuan Rohingya dapat terlaporkan. Dan pemerkosaan secara berkelompok juga dapat tercatat … Dan ya, penyiksaan dan perkosaan digunakan sebagai senjata perang yang sistematis,” kata Haider.

Komentar

BACA JUGA
limbangan menggugat

Aliansi Limbangan Tuntut Pemkab Hentikan Pendirian Pabrik di Garut

GARUT, SERUJI.CO.ID - Ratusan warga yang tergabung dalam "Aliansi Limbangan Menggugat" berunjuk rasa di Alun-Alun Blubur, Kecamatan Limbangan, Garut, Jawa Barat, Jumat (23/2). Mereka...
Wader Trowulan

Makan di Warung Wader Sederhana, Gus Ipul Kagumi Ragam Kuliner Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyempatkan diri menikmati sambel wader khas Majapahit di "Warung Mbak...

Bhayangkara FC Yakin Dengan Kemampuan Tim Mereka

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Juara GoJek Traveloka Liga 1 Bhayangkara FC merasa yakin dengan kemampuan tim yang dianggap dapat melalui jadwal padat di kompetisi sepanjang...
pencabulan siswa

Sistem Rekrutmen Guru Salah Satu Penyebab Kasus Kekerasan Pada Siswa

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ketua Dewan Pendidikan Surabaya (DPS), Martadi mengatakan bahwa kasus kekerasan pada siswa dapat terjadi karena banyak aspek, salah satunya sistem rekrutmen...

DPR Sudah Terima Usulan Calon Gubernur BI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan DPR RI sudah menerima surat dari Presiden Joko Widodo perihal usulan calon Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2018-2023. Anggota Komisi XI DPR...
loading...
DANUR

‘Metamorfosis UPK PPK-PNPM Mandiri Perdesaan menjadi BUMDesa Bersama’

Unit Pengelola Kegiatan (UPK) merupakan bentukan Pemerintah Pusat melalui Program Pengembangan Kecamatan (PPK) sejak Zaman Presiden Habiebie (1998) Program Padat Karya yang bertujuan memberdayakan...

Mahasiswa Siap Amankan Pilkada Jatim

Surabaya - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jawa Timur mengajak mahasiswa di wilayah itu menyukseskan Pilkada damai melalui sebuah acara yang dikemas "cangkrukan" di Mapolda...
Al Battani

Penemu Kala Revolusi Bumi Ternyata Muslim

Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari pada orbitnya. Revolusi bumi ini bisa terjadi akibat tarik menarik antara gaya gravitasi bumi dengan gaya gravitasi...