PBB: 536.000 Warga Rohingya Myanmar Mengungsi ke Bangladesh

1
31
rohingya
Seorang Muslim Rohingya tua yang lumpuh digotong menuju perbatasan Bangladesh menyelamatkan diri dari kekejaman militer Myanmar. (Foto: Sunstar)

NEW YORK, SERUJI.CO.ID – Jumlah pengungsi Muslim Rohingya yang menyelamatkan diri dari Negara Bagian Rakhine di Myanmar Utara ke Bangladesh telah mencapai 536.000 dan sebanyak 14.000 telah menyeberangi perbatasan dalam dua hari belakangan, kata seorang juru bicara PBB pada Kamis (12/10).

Juru Bicara PBB Farhan Haq juga mengatakan Wakil Sekretaris Jenderal PBB Urusan Politik Jeffrey Feltman dijadwalkan mengunjungi Myanmar pada Jumat sampai Selasa untuk melakukan pembahasan dengan para pejabat Myanmar.

Haq mengatakan kunjungan tersebut dilakukan setelah Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berulangkali mengeluarkan seruan untuk diakhirinya operasi militer di Negara Bagian Rakhine di Myanmar Utara, memberikan akses tanpa halangan bagi dukungan kemanusiaan, dan kembalinya pengungsi secara aman, sukarela serta bermartabat ke daerah asal mereka.

“Pembahasannya juga akan dipusatkan pada pembangunan kerja sama yang konstruktif antara Myanmar dan PBB guna mengatasi masalah yang mempengaruhi semua masyarakat di daerah terkait,” kata Juru Bicara PBB, Jumat (13/10).

Beberapa lembaga kemanusiaan PBB melaporkan bahwa hingga Rabu, jumlah pengungsi yang menyelamatkan diri dari Myanmar ke Bangladesh sejak akhir Agustus telah mencapai 536.000 dan 14.000 telah menyeberangi perbatasan dalam dua hari belakangan.

Haq juga mengatakan kepada wartawan di Markas Besar PBB bahwa organisasi anak PBB (UNICEF) dan Pemerintah Bangladesh telah sepakat untuk secepatnya membangun 10.000 WC di kamp dan permukiman buat pengungsi di Cox’s Bazar, tempat sebagian besar pengungsi ditampung.

Tujuannya ialah menghindari wabah penyakit utama, katanya. Ia menjelaskan bahwa masing-masing WC akan memerlukan biaya di bawah 150 dolar AS, tapi akan menyediakan kebersihan buat sebanyak 150.000 orang.

“UNICEF menyatakan sudah ada laporan mengenai penyakit yang ditularkan melalui air di beberapa kamp, dan menegaskan perlunya untuk meningkatkan kebersihan,” kata Haq. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Pembebasan Lahan untuk Runway Ketiga Bandara Soetta Lancar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - PT Angkasa Pura (AP) II menyatakan proses pembebasan tanah untuk pembangunan runway ketiga di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta berjalan dengan lancar. "Proses...
Transaksi tol nontunai

Ketua DPR Dorong Warga Gunakan Transaksi Nontunai di Jalan Tol

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR RI Setya Novanto mendorong warga menggunakan transaksi nontunai atau menggunakan kartu e-toll di jalan tol sebagai langkah yang dinilai...

Everton Pecat Manajer Ronald Koeman

LONDON, SERUJI.CO.ID - Everton memecat manajer Ronald Koeman setelah mereka turun ke zona degradasi menyusul kekalahan 2-5 oleh Arsenal, kata klub Liga Inggris itu,...

Peserta Hari Jadi ke-72 Provinsi Jatim Padati Stand Cek Kesehatan Gratis BMI

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dalam rangka menyemarakkan hari jadi ke-72 Provinsi Jawa Timur, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) ikut mensukseskan dengan menggelar acara cek kesehatan gratis...

Hari Santri Nasional, Anies: Bersyukur Orang Tua Kita Memilih Berjuang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Santri of the Year sukses diselenggarakan di Gedung Galeri Nasional, Jl. Medan Merdeka Timur NO. 14 Jakarta Pusat, Ahad (22/10). Acara...

PDM Semarang Adakan Pelatihan Mubalihgh-Mubalighat ke -4

SEMARANG, SERUJI.CO.ID – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang melalui Majelis Tablighnya mengadakan Pelatihan Mubalihgh-Mubalighat selama dua hari. Pelatihan berlangsung dari Sabtu sampai Ahad,...