PBB: 536.000 Warga Rohingya Myanmar Mengungsi ke Bangladesh

1
85
rohingya
Seorang Muslim Rohingya tua yang lumpuh digotong menuju perbatasan Bangladesh menyelamatkan diri dari kekejaman militer Myanmar. (Foto: Sunstar)

NEW YORK, SERUJI.CO.ID – Jumlah pengungsi Muslim Rohingya yang menyelamatkan diri dari Negara Bagian Rakhine di Myanmar Utara ke Bangladesh telah mencapai 536.000 dan sebanyak 14.000 telah menyeberangi perbatasan dalam dua hari belakangan, kata seorang juru bicara PBB pada Kamis (12/10).

Juru Bicara PBB Farhan Haq juga mengatakan Wakil Sekretaris Jenderal PBB Urusan Politik Jeffrey Feltman dijadwalkan mengunjungi Myanmar pada Jumat sampai Selasa untuk melakukan pembahasan dengan para pejabat Myanmar.

Haq mengatakan kunjungan tersebut dilakukan setelah Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berulangkali mengeluarkan seruan untuk diakhirinya operasi militer di Negara Bagian Rakhine di Myanmar Utara, memberikan akses tanpa halangan bagi dukungan kemanusiaan, dan kembalinya pengungsi secara aman, sukarela serta bermartabat ke daerah asal mereka.

“Pembahasannya juga akan dipusatkan pada pembangunan kerja sama yang konstruktif antara Myanmar dan PBB guna mengatasi masalah yang mempengaruhi semua masyarakat di daerah terkait,” kata Juru Bicara PBB, Jumat (13/10).

Beberapa lembaga kemanusiaan PBB melaporkan bahwa hingga Rabu, jumlah pengungsi yang menyelamatkan diri dari Myanmar ke Bangladesh sejak akhir Agustus telah mencapai 536.000 dan 14.000 telah menyeberangi perbatasan dalam dua hari belakangan.

Haq juga mengatakan kepada wartawan di Markas Besar PBB bahwa organisasi anak PBB (UNICEF) dan Pemerintah Bangladesh telah sepakat untuk secepatnya membangun 10.000 WC di kamp dan permukiman buat pengungsi di Cox’s Bazar, tempat sebagian besar pengungsi ditampung.

Tujuannya ialah menghindari wabah penyakit utama, katanya. Ia menjelaskan bahwa masing-masing WC akan memerlukan biaya di bawah 150 dolar AS, tapi akan menyediakan kebersihan buat sebanyak 150.000 orang.

“UNICEF menyatakan sudah ada laporan mengenai penyakit yang ditularkan melalui air di beberapa kamp, dan menegaskan perlunya untuk meningkatkan kebersihan,” kata Haq. (Ant/SU02)

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Ignasius Jonan

Beda dengan Sri Mulyani, Ignasius Jonan Akui “HoA” Freeport Tak Mengikat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Keterangan pemerintah terkait head of agreement (HoA) dalam pembelian Freeport mulai saling bertolak belakang. Bila sebelumnya Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan bahwa HoA...

Pemprov DKI Undang Pemasang Bendera Asian Games Pakai Bambu ke Balai Kota

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengundang Thamran (40), salah satu warga Penjaringan yang memasang bendera negara peserta Asian Games 2018 menggunakan...
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto

Idrus Marham Diperiksa Terkait Suap PLTU Riau 1 Saat Jabat Sekjen Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Sosial Idrus Marham mengaku sudah kenal lama dengan dua tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga...

Jabatan Ngabalin Bertambah, Kini Diangkat Sebagai Komisaris Angkasa Pura I

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Politisi Golkar Ali Mochtar Ngabalin yang belum lama ini diangkat sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi...
Obar Asian Games 2018

Kapolda Hingga Gubernur Jateng Ikut Bawa Obor Asian Games 2018

SOLO, SERUJI.CO.ID - Tahun 2018, Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games. Pawai obor Torch Relay Asian Games 2018 digelar guna menyambut ajang ini dengan...