PBB: 536.000 Warga Rohingya Myanmar Mengungsi ke Bangladesh

1
37
rohingya
Seorang Muslim Rohingya tua yang lumpuh digotong menuju perbatasan Bangladesh menyelamatkan diri dari kekejaman militer Myanmar. (Foto: Sunstar)

NEW YORK, SERUJI.CO.ID – Jumlah pengungsi Muslim Rohingya yang menyelamatkan diri dari Negara Bagian Rakhine di Myanmar Utara ke Bangladesh telah mencapai 536.000 dan sebanyak 14.000 telah menyeberangi perbatasan dalam dua hari belakangan, kata seorang juru bicara PBB pada Kamis (12/10).

Juru Bicara PBB Farhan Haq juga mengatakan Wakil Sekretaris Jenderal PBB Urusan Politik Jeffrey Feltman dijadwalkan mengunjungi Myanmar pada Jumat sampai Selasa untuk melakukan pembahasan dengan para pejabat Myanmar.

Haq mengatakan kunjungan tersebut dilakukan setelah Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berulangkali mengeluarkan seruan untuk diakhirinya operasi militer di Negara Bagian Rakhine di Myanmar Utara, memberikan akses tanpa halangan bagi dukungan kemanusiaan, dan kembalinya pengungsi secara aman, sukarela serta bermartabat ke daerah asal mereka.

“Pembahasannya juga akan dipusatkan pada pembangunan kerja sama yang konstruktif antara Myanmar dan PBB guna mengatasi masalah yang mempengaruhi semua masyarakat di daerah terkait,” kata Juru Bicara PBB, Jumat (13/10).

Beberapa lembaga kemanusiaan PBB melaporkan bahwa hingga Rabu, jumlah pengungsi yang menyelamatkan diri dari Myanmar ke Bangladesh sejak akhir Agustus telah mencapai 536.000 dan 14.000 telah menyeberangi perbatasan dalam dua hari belakangan.

Haq juga mengatakan kepada wartawan di Markas Besar PBB bahwa organisasi anak PBB (UNICEF) dan Pemerintah Bangladesh telah sepakat untuk secepatnya membangun 10.000 WC di kamp dan permukiman buat pengungsi di Cox’s Bazar, tempat sebagian besar pengungsi ditampung.

Tujuannya ialah menghindari wabah penyakit utama, katanya. Ia menjelaskan bahwa masing-masing WC akan memerlukan biaya di bawah 150 dolar AS, tapi akan menyediakan kebersihan buat sebanyak 150.000 orang.

“UNICEF menyatakan sudah ada laporan mengenai penyakit yang ditularkan melalui air di beberapa kamp, dan menegaskan perlunya untuk meningkatkan kebersihan,” kata Haq. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Ceamah bela negara

Koarmatim Beri Pembekalan Bela Negara Dan Anti Narkoba

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Hang Tuah ke-71 Tahun 2018, Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana...
Sidang pembakaran rumah

Dalang Pembakaran Rumah Tewaskan Satu Keluarga Dihukum Seumur Hidup

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Jaya Mita br Ginting menangis seketika saat majelis hakim menjatuhinya hukuman penjara seumur hidup. Wanita ini terbukti bersalah menjadi otak pelaku...
Freddy Purnomo

Golkar Jatim Siapkan Ribuan Baliho Khofifah-Emil

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - DPD Partai Golkar Jatim menyiapkan strategi pemenangan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dalan Pilgub Jatim. Salah...
20180115_161307

Antara Setan, LGBT, dan Airmin @_TNIAU

Belakangan, kembali ramai di lini masa kampanye 'halalnya' LGBT. Kali ini tidak tanggung-tanggung. Aan Anshori, aktivis pembela LGBT yang diberi label "kyai" dengan percaya...
images (1)

Mengapa Menjadi Non Muslim

Menjadi muslim adalah tindakan sederhana, cukup berserah diri. Ketika turun ayat, ikuti. Bahkan itulah inti hidup di dunia, tidak yang lain-lainnya. Ayat-ayatNya, berupa tanda dan...
FB_IMG_1516028887948

Pangkalan Bun Darurat LGBT, Nitizen: Aparat Mesti Turun Tangan

Kotawaringin Barat - Ratusan Nitizen mengecam ulah sejumlah pria yang berciuman di taman kota Pangkalan Bun Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah. Pasalnya, sekitar tanggal...