Pastikan Dukung Prabowo-Sandi, Ijtima’ Ulama II Akan Bahas Peran Ulama dalam Pemenangan

1
645
  • 247
    Shares
Prabowo-Sandiaga Uno saat mendaftar sebagai capres-cawapres di Pilpres 2019, di KPU, Jumat (10/8/2018). (foto:istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Muhammad Martak, menegaskan bahwa Ijtima’ Ulama II yang akan diadakan Ahad (16/9) di Jakarta, tidak lagi akan membahas siapa yang akan didukung pada Pilpres 2019 mendatang. Pasalnya, para ulama sudah bersepakat mendukung Prabowo-Sandiaga Uno

“Yang mana nantinya akan dibahas masalah pasangan calon yang sudah ditetapkan dan sudah didaftarkan. Dan yang perlu dicatat Ijtima’ kedua diadakan yaitu semangat pergantian presiden. Jadi jelas, jangan ada pertanyaan apakah nanti akan bergeser (dukungan ke pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin),” kata Yusuf Martak di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (13/9).

Baca juga: Belum Dukung Satu pun Paslon, FPI Tegaskan Tunggu Ijtima’ Ulama II

Dijelaskan juga oleh Yusuf, Ijtima’ kali ini akan dihadiri Prabowo-Sandiaga dan pimpinan partai pengusung.

“Ijtima’ Ulama II digelar pada 16 September 2018, dimulai sejak pagi hari hingga sore dan insya Allah akan dihadiri pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden, Pak Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno serta partai-partai yang mendukung,” jelasnya.

Sementara terkait lokasi acara, imbuhnya, panitia penyelenggara ijtima’ sepakat untuk tidak memberitahu lokasi Ijtima’.

Baca juga: Belum Putuskan Arah Dukungan di Pilpres 2019, Ini Alasan PBB

“Namun yang pasti ijtima’ ulama II digelar bukan untuk membahas arah dukungan,” ujarnya.

Nanti para ulama akan membahas sejauh mana peran mereka untuk memenangkan pasangan ini serta komitmen dari Prabowo dan Sandi. Jika kedua pihak sudah setuju maka akan diakhiri dengan penandatanganan pakta integritas oleh pasangan calon Presiden.

“Tampung dan terima (masukan para ulama) serta putuskan sejauh apa akan berikan dukungan dan komitmen yang akan diberikan ulama dimana nantinya paslon juga akan berikan komitnya dengan tanda tangani pakta integritas. Kalau semua sudah terjadi, insya Allah akan terjalin dengan baik,” ungkapnya.

Dalam menggelar Ijtima’ ulama II, peserta yang diundang lebih banyak dari Ijtima’ Ulama pertama. Jika yang pertama ada sebanyak 500 peserta, maka ijtima’ kedua akan mengundang 1.000 orang peserta.

“Peserta jumlahnya lebih besar, kalau tidak salah 1.000 orang dari berbagai daerah. Ijtima’ pertama hanya 500 orang peserta,” tukasnya. (ARIf R)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU