Partisipasi Pilgub DKI Tinggi tapi DPTb Melonjak

123
Rapat pleno KPU Jakarta Barat di Twin Plaza Hotel. (Foto Syahrul Barkah)

JAKARTA – Rapat pleno penghitungan suara Pilgub DKI Jakarta 2017 secara
serentak digelar di tingkat enam kota/ kabupaten pada Kamis dan Jumat
(23-24/2). Dari rapat pleno ini diketahui tingkat partisipasi pemilih dalam
Pilgub DKI Jakarta mencapai rata-rata di atas 70 persen

Namun tingginya partisipasi ini menimbulkan sejumlah masalah. Terutama
banyaknya DPTb (Daftar Pemilih Tambahan) yang menggunakan e-KTP dan Surat Keterangan KTP Sementara yang tidak terdaftar di DPT. Di antaranya rapat pleno KPU Jakarta Timur sempat alot karena banyaknya DPTb.

Di Jakarta Barat, KPU Jakarta Barat menggelar rapat pleno di Twin Plaza
Hotel, Slipi dengan tingkat partisipasi pemilih mencapai 75,2 persen atau
1.689.514 pemilih. Sedangkan di Jakarta Selatan yang melakukan rapat pleno di Hotel Ambara, Kebayoran Baru menghitung partisipasi pemilih berjumlah 75,6 persen atau 1.215.630 pemilih dengan rincian 1.200.654 suara. Sedangkan suara tidak sah 14.976 suara dari 10 kecamatan dengan TPS berjumlah 2.973 TPS.

Sementara itu, KPU Jakarta Utara menggelar rapat pleno di Discovery Hotel,
Ancol, mencatat partisipasi pemilih berjumlah 78,2 persen dari enam kecamatan yang digelar di 2.150 TPS. Di Jakarta Pusat, KPU Jakarta Pusat melaksanakan rapat pleno di salah salah satu hotel di Pecenongan, menghasilkan Paslon Ahok-Djarot meraih 244.727 suara, Anies-Sandi 222.814 suara dan Agus-Sylvi 101.744 suara.

Sedangkan di Hotel Max One, Rawamangun, rapat pleno KPU Jakarta Timur berlangsung agak alot karena DPTb di Kecamatan Cakung yang cukup banyak dipermasalahkan para saksi paslon. DPTb di Cakung berjumlah 14.200 pemilih. Di Cakung, Anies-Sandi unggul dengan raihan 106.521 suara, Agus-Sylvi mendapat 63.950 suara, dan Ahok-Djarot meraih 91.925 suara.

EDITOR: Rizky

loading...

2 KOMENTAR

  1. Masalah klasik dalam setiap kontestasi politik itu muncul krn sistim “administrasi kependudukan” kita yg nggak pernah berhasil dibenahi dr waktu-kewaktu..sebelum itu berhasil dibenahi msl sperti dPTb plus kecurangan yg mengikuti pasti akan selalu muncul..semoga..

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama