Novanto Siap Mundur dari Ketua DPR, Formappi: Ini Sikap Kesatria

1
63
Lucius Karus
Peneliti Formappi Lucius Karus. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO,ID – Setya Novanto mengaku siap mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR serta Ketua Umum Partai Golkar untuk fokus pada kasus hukumnya sebagai tersangka kasus korupsi kini sedang ditangani KPK.

Peneliti Formappi Lucius Karus menilai jika memang janji itu ditepati oleh pria yang akrab disapa Setnov (Setya Novanto) maka hal itu sebuah kemajuan luar biasa dan legowo untuk bersikap kesatria.

“Saya kira kalau Novanto meengatakan atau berjanji untuk meninggalkan jabatannya sebagai Ketua DPR dan Ketum Golkar, itu sebuah kemajuan luar biasa dan kesatria,” kata Lucius kepada SERUJI melalui pesan singkat, Selasa (21/11).

Lucius menuturkan, sesungguhnya harapan agar Novanto segera mengundurkan diri demi kepentingan yang lebih besar sudah menjadi harapan khalayak ketika KPK menetapkan status Tersangka kepadanya pada kali pertama.

“Mengundurkan diri sesungguhnya jauh lebih bermartabat ketimbang diberhentikan. Mengundurkan diri merupakan ekspresi tanggung jawab pribadi Novanto atas statusnya sebagai tersangka,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham mengatakan, Setya Novanto mengaku siap menanggalkan jabatannya sebagai Ketua DPR dan Ketum Golkar.

“Saya terus terang saja, satu, dua, tiga hari sebelumnya itu, secara pribadi dari hati ke hati Pak Novanto itu sudah menyampaikan kepada saya, ya bahwa kalau memang proses perjalanannya seperti ini, dia ikhlaskan semua,” kata Idrus di kantor DPP Partai Golkar, Senin (20/11).

“Pak Novanto mengikhlaskan semua dengan mekanisme yang ada, dan Pak Novanto itu tidak akan melakukan sesuatu yang menghambat mekanisme-mekanisme baik di Golkar maupun di DPR. Itu yang disampaikan kepada saya,” tambahnya.

Namun, Idrus meminta proses pergantian harus sesuai prosedur, baik di DPR maupun di DPP Golkar.

“Berilah kesempatan kepada Partai Golkar untuk mengambil langkah-langkah secara baik, sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada,” katanya.

Sebelumnya, pada Ahad (19/11) malam, KPK memindahkan Novanto dari RSCM. Pemindahan tersebut untuk menahan Novanto di rutan KPK.

Seperti diketahui, status Novanto sudah menjadi tahanan KPK. Penahanan Novanto dimulai sejak 17 November 2017 hingga 6 Desember 2017.

Penahanannya kemudian dibantarkan karena mesti dirawat di RSCM setelah kecelakaan yang dia alami. (Herdi/SU02)

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polandia Bermain Tanpa Kualitas Hadapi Kolombia

RUSIA, SERUJI.CO.ID - Polandia memasuki putaran final Piala Dunia dengan peringkat tertinggi dari empat tim di Grup H dengan urutan kedelapan FIFA, tetapi akhirnya menjadi...

FIFA Sanksi Federasi Polandia Terkait Spanduk Politis

RUSIA, SERUJI.CO.ID -  FIFA mengatakan pada Sabtu (23/6) malam bahwa pihaknya menjatuhkan denda 10.000 franc Swiss kepada Asosiasi Sepak Bola Polandia, untuk apa yang disebut...

Kolombia Berhasil Singkirkan Polandia Lolos Babak 16 Besar

RUSIA, SERUJI.CO.ID - Perjalanan Kolombia di Piala Dunia kembali mendapat harapan berkat kemenangan 3-0 atas Polandia di Grup H pada malam yang panas di Kazan...

Jepang Tahan Imbang Senegal 2-2

RUSIA, SERUJI.CO.ID - Tim nasional sepak bola Jepang bermain imbang 2-2 saat menghadapi kesebelasan Senegal dalam pertandingan Grup H Piala Dunia 2018 yang dihelat di...

Inggris Pesta Gol Lawan Panama 6-1

RUSIA, SERUJI.CO.ID -  Inggris berpesta gol atas Panama 6-1 dalam pertandingan Grup G Piala Dunia 2018 yang dihelat di Nizhny Novgorod Stadium, Nizhny Novgorod, Rusia,...