NKRI Bersyariah Hilangkan Kebhinekaan, Habib Rizieq: Itu Fitnah!

0
261
Reuni Alumni 212
Reuni Alumni 212 di Lapangan Monas, Jakarta, Sabtu (2/12). (Foto: Achmad/SERUJI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyapa ummat Islam yang hadir dalam Reuni Alumni 212 di Lapangan Monas, Jakarta melalui teleconference.‎ Ia menyampaikan beberapa hal terkait masalah kebangsaan.

Habib Rizieq menginginkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ‎bersyariah. Ia menegaskan, keinginanya tersebut tidak bertolak belakang dengan Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila dan UUD 1945.

“Bahwa NKRI bersyariah ingin menghilangkan kebhinekaan itu fitnah dan dusta oleh mereka-mereka yang anti-syariat Islam,” katanya, dari Tanah Suci Mekah, Sabtu (2/12).

NKRI bersyariah, kata Habib Rizieq, justru ingin menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia serta mengedepankan musyawarah. Sehingga penistaan dan pelecehan terhadap agama tidak akan terjadi lagi. Apalagi, mengkriminalisasikan ulama dan menganggapnya sebagai teroris.

“NKRI bersyariah ingin melindungi ummat Islam dari segala produk yang haram. Baik itu makanan, minuman maupun obat-obatan,” katanya.

Menurut Habib Rizieq, dengan‎ NKRI bersyariah diterapkan, negara akan terhindar dari praktik-praktik pelanggaran hukum. Seperti, korupsi, judi, narkoba, pornografi, prostitusi, dan LGBT. Karenanya, NKRI bersyariah, seharusnya tak perlu lagi dicurigai melawan UUD 1945.

“NKRI bersyariah menjauhi ekonomi riba,”‎ sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, dibacakan penganugerahan untuk Habib Rizieq. Ia diangkat sebagai Imam Besar Umat Indonesia. Karenanya, pemerintah diminta tidak lagi mengkriminalisasikannya dengan berbagai tuduhan.

“Kami meminta dengan sangat kepada pemerintah menghentikan kriminalisasi kepada ulama kita,” ujar Ketua Presidium Alumni 212, Slamet Ma’arif saat membacakan salah satu keputusan Kongres Nasional Alumni 212 yang dilaksanakan 30 November hingga 1 Desember 2017 kemarin. (Achmad/SU02)

 

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Wapres Minta Menag Revisi 200 Daftar Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin untuk merevisi daftar pendakwah yang direkomendasikan karena sebelumnya dikeluarkan Kemenag hanya...

Banyuwangi Masuk Kota Cerdas ASEAN

BANYUWANGI, SERUJI.CO.ID - Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bersama dengan Jakarta dan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, masuk dalam jaringan Kota Cerdas ASEAN atau ASEAN Smart...

Korban Tewas Jatuhnya Pesawat di Kuba Jadi 111 Orang

HAVANA, SERUJI.CO.ID - Jumlah korban tewas pada salah satu bencana udara terburuk di Kuba meningkat menjadi 111 pada Senin (21/5), sementara Meksiko menangguhkan kegiatan...
ekonomi syariah

MUI Dukung 200 Daftar Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin mendukung langkah Kementerian Agama yang merilis daftar nama mubaligh karena sifatnya untuk pencegahan terhadap...
Siswa SMA/MAN

Jawa Timur Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Korsel

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Timur menjajaki kerja sama pendidikan dengan Korea Selatan setelah ada pertemuan kepala sekolah SMA/SMK se-Surabaya dengan sebuah konsultan...