NasDem Hargai Putusan Golkar Pertahankan Novanto Sebagai Ketua DPR

2
63
Setya Novanto diperiksa KPK
Tersangka kasus korupsi KTP-el Setya Novanto tiba di gedung KPK, Jakarta, Ahad (20/11/2017). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua Fraksi NasDem DPR, Irma Suryani Chaniago menghargai keputusan hasil kesepakatan Golkar terkait dengan posisi Setya Novanto.

Sebelumnya, Partai Golkar belum memutuskan untuk mengganti Setya Novanto dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI. Golkar akan menunggu sampai proses praperadilan Novanto diputuskan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Keputusan Golkar itu mutlak keputusan partai mereka. Dan kami tidak berhak mencampuri urusan keputusan partai lain,” kata Irma kepada SERUJI melalui pesan singkat, Rabu (22/11).

Irma pun menilai, NasDem tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Dan terlebih kasus dihadapi oleh Setya Novanto belum diputuskan bersalah atau tidak. Dan NasDem tidak sekalipun ikut campur dengan kasus yang dihadapi oleh Ketua Umum Partai Golkar ini.

“Saya yakin publik bisa membedakan, karena masih sangat banyak Anggota DPR yang betul-betul bekerja baik sebagai wakil rakyat,” terang anggota komisi IX DPR ini.

Rapat Pleno Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar memutuskan mempertahankan Setya Novanto baik sebagai ketua umum partai atau pun sebagai Ketua DPR RI meski yang bersangkutan telah berada di tahanan.

Golkar sepakat untuk menunggu hasil praperadilan yang tengah ditempuh Novanto melawan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid mengklaim bahwa putusan ini diambil dengan turut memperhatikan opini masyarakat.

“Kita telah berhasil merumuskan konsep kesimpulan untuk menjadi keputusan rapat dengan menggabungkan pendekatan hati nurani dan perasaan serta opini publik,” kata Nurdin saat membacakan putusan rapat di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (21/11/2017).

Setya Novanto ditahan di Rutan KPK pada Senin (20/11/2017) dini hari. Dalam kasus korupsi proyek e-KTP ini, Novanto bersama sejumlah pihak diduga menguntungkan diri sendiri, orang lain, atau korporasi.

Novanto juga diduga menyalahgunakan kewenangan dan jabatan saat menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar.

Akibat perbuatannya bersama sejumlah pihak tersebut, negara diduga dirugikan Rp 2,3 triliun pada proyek Rp 5,9 triliun tersebut. Saat ini, Novanto memang tengah melakukan upaya praperadilan atas masalah hukum yang menjeratnya. (Herdi S/Hrn)

loading...

2 KOMENTAR

  1. Silahken politisi menghargai setinggi langit…
    Tapi saya sbg warga negara MALU punya pucuk pimpinan sebuah lembaga negara ku berbuat kejahatan dan berakhlak tidak mulia….
    Silahken sanjung terus sampai Alloh SWT menjatuhkannya.,
    Tau diri lah….

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Meski Dikalahkan Uruguay, Pelatih: Arab Saudi Tampil Lebih Baik

RUSIA, SERUJI.CO.ID - Arab Saudi akan tersingkir dari Piala Dunia setelah kalah 1-0 dari Uruguay, tetapi pelatih Juan Antonio Pizzi mengatakan timnya telah memulihkan martabat...

Putin Apresiasi Penampilan Timnas Rusia di Piala Dunia

MOSKOW, SERUJI.CO.ID -  Tim tuan rumah memastikan melaju ke babak sistem gugur untuk pertama kalinya sejak keruntuhan Uni Soviet, Piala Dunia Rusia akan lebih baik...
Neymar

Pulih dari Cedera, Neymar Kembali Latihan

SOCHI, SERUJI.CO.ID - Pemain depan Brazil Neymar kembali berlatih normal pada Rabu (20/6) waktu setempat, sehari setelah istirahat di sesi latihan Selasa (19/6) karena merasa...

Ini Tanggapan Pelatih Peru Terkait Teknologi VAR di Piala Dunia

RUSIA, SERUJI.CO.ID -  Pelatih Peru Ricardo Gareca mengatakan pada Rabu (20/6) bahwa kesalahan manusia merupakan salah satu daya tarik pertandingan sepak bola dan bahwa sistem...

Kalahkan Iran, Spanyol Berpeluang Lolos Babak 16 Besar

RUSIA, SERUJI.CO.ID -  Tim nasional Spanyol sukses menaklukkan Iran dengan skor 1-0 di laga lanjutan Grup B Piala Dunia 2018 di Stadion Kazan Arena, Rusia,...