Myanmar Akhirnya Buka Akses Untuk Kelompok Bantuan ke Rakhine

0
73
rohingya
Seorang Muslim Rohingya tua yang lumpuh digotong menuju perbatasan Bangladesh menyelamatkan diri dari kekejaman militer Myanmar. (Foto: Sunstar)

RAKHINE, SERUJI.CO.ID – Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akhirnya diberi akses pertama kalinya ke Rakhine sejak krisis kemanusiaan di Rohingya yang terjadi sejak tanggal 25 Agustus 2017.

Sebanyak 48 pejabat PBB dan diplomat asing yang berbasis di ibu kota komersial, Yangon, melakukan kunjungan satu hari ke daerah Maungdaw di Rakhine pada hari Senin (2/10) untuk mengetahui kondisi di sana, menurut pemerintah Myanmar, sebagaimana dilansir Anadoulu Agency.

Dalam kunjungan yang diselenggarakan oleh otoritas Myanmar tersebut, para pejabat PBB, diplomat dan kelompok bantuan diterbangkan dengan helikopter ke Maungdaw, pusat kekerasan terhadap Muslim Rohingya terjadi. Para diplomat tersebut bertemu dengan beberapa warga desa di Rakhine yang tidak melarikan diri dan anggota keluarga korban kekerasan yang menurut warga tersebut telah dibunuh oleh junta militer.

Para diplomat menekankan kepada pihak berwenang bahwa orang-orang yang mereka temui selama kunjungan mereka tidak boleh terusir lagi, dan harus dilindungi dari kekerasan apapun seperti serangan fisik atau penangkapan sewenang-wenang.

“Kami sangat berharap bahwa kunjungan kami hanyalah langkah pertama dalam membuka akses yang mendesak untuk semua, termasuk media, ke seluruh wilayah Rakhine utara,” kata salah satu anggota diplomat yang menyatakan hal tersebut.

Pernyataan tersebut ditandatangani oleh Duta Besar Nicholas Coppel, Australia; Duta Besar Karen MacArthur, Kanada; Duta Besar Jaroslav Dolecek, Republik Cheska; Duta Besar Peter Lysholt Hansen, Denmark; Duta Besar Olivier Richard, Prancis; Duta Besar Ito Sumardi, Indonesia; Duta Besar Giorgio Aliberti, Italia; Duta Besar Wouters Jurgens, Belanda; Duta Besar Steve Marshall, Selandia Baru; Duta Besar Tone Tinnes, Norwegia.

Komentar

BACA JUGA

Ratusan Bangunan Warisan Budaya, Belum Dapat Rekomendasi Cagar Budaya

 KULON PROGO, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 300 bangunan warisan budaya yang tersebar di 12 kecamatan, di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum mendapat rekomendasi...

Gunakan Ijaazah Palsu, KPU Tak Loloskan Kandidat Petahana

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kandidat petahana dalam Pilkada Mimika yakni Eltinus Omaleng yang berpasangan dengan Johanes Rettob, dinyatakan tidak memenuhi syarat menjadi peserta pilkada serentak...

Dua Pemukiman Terbakar Akibat Karhutla, Polisi Tindak Tegas Pelaku

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan telah memerintahkan seluruh jajaran untuk menangkap pelaku pembakaran lahan dan menindak...

Bawaslu: Kabupaten Badung Rawan Pelanggaran Pilkada Bali

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali menyatakan Kabupaten Badung menjadi daerah yang paling rawan terjadi pelanggaran Pilkada Bali 2018, dibandingan dengan delapan...

Cegah Kenakalan Remaja, Pemkot Berlakukan Jam Malam Pelajar

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) akan memberlakukan jam malam kepada pelajar di daerah ini, untuk mencegah mereka melakukan tindakan...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...