Mujahid Bogor dan Banten Kawal Pilkada DKI

0
161
Suasana pencoblosan di TPS 10 Petamburan dalam Pilkada DKI Jakarta, Rabu, 19/4/2017. (Foto: Maman Rohman/Seruji)

JAKARTA – Ratusan umat Islam dari Bogor, Jawa Barat dan Banten ikut mengawal penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta. Para peserta yang tergabung dalam kegiatan Tamasya Al Maidah ini berhasil lolos dari sweeping aparat di stasiun dan terminal karena tidak menggunakan atribut Muslim.

“Banyak yang kena sweeping karena pakai baju koko dan peci, dan disuruh pulang. Kami pakai pakaian biasa, jadi nggak kena dan dapat ke Jakarta,” ujar Arun, mujahid asal Rangkasbitung, Banten, saat ditemui di Masjid Jami Al Islah, Petamburan, Jakarta Pusat, hari ini Rabu (19/4).

Ia mengaku bersama kawan-kawannya sempat dihampiri polisi saat tiba di Stasiun Rangkasbitung, namun karena tidak beratribut Muslim, alasan yang mereka kemukakan untuk ke Jakarta bisa diterima oleh polisi.

Para mujahid dari Bogor dan Banten ini rata-rata tiba di Jakarta antara Selasa malam hingga Rabu pagi, dan langsung menyebar ke berbagai TPS untuk melalukan pemantauan. Di antara mereka ada yang datang dengan dikoordinir, namun ada yang sendiri-sendiri atau berdua. Ketika bertemu di suatu tempat, mereka berbaur dan bergabung menjadi satu tim.

Para mujahid dari Bogor dan Banten tersebut berada di Masjid Jami Al Islah, masjid yang berada di lingkungan FPI Jakarta untuk beristirahat dan shalat Zuhur.

“Setelah ini kami mutar lagi untuk memantau,” imbuh Arun.

Dari pantauan SERUJI di kawasan Petamburan, suasana pencoblosan berjalan tenang dan damai.

“Nggak ada hal-hal aneh atau meresahkan,” ujar Abdul Rahim, saksi dari pasangan Anis-Sandi yang bertugas di TPS 10 Petamburan.

Hal senada dikatakan Arun. Menurut dia, dari semua TPS yang dipantau di kawasan Petamburan dan sekitarnya, hal-hal aneh yang mengindikasikan adanya kecurangan, tidak ditemukan. Suasana pun aman terkendali.

“Nggak tahu nanti setelah jam satu, setelah penghitungan suara,” pungkasnya.

 

CJ: Maman Rohman
EDITOR: Iwan Y

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU