Mujahid Bogor dan Banten Kawal Pilkada DKI

JAKARTA – Ratusan umat Islam dari Bogor, Jawa Barat dan Banten ikut mengawal penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta. Para peserta yang tergabung dalam kegiatan Tamasya Al Maidah ini berhasil lolos dari sweeping aparat di stasiun dan terminal karena tidak menggunakan atribut Muslim.

“Banyak yang kena sweeping karena pakai baju koko dan peci, dan disuruh pulang. Kami pakai pakaian biasa, jadi nggak kena dan dapat ke Jakarta,” ujar Arun, mujahid asal Rangkasbitung, Banten, saat ditemui di Masjid Jami Al Islah, Petamburan, Jakarta Pusat, hari ini Rabu (19/4).

Ia mengaku bersama kawan-kawannya sempat dihampiri polisi saat tiba di Stasiun Rangkasbitung, namun karena tidak beratribut Muslim, alasan yang mereka kemukakan untuk ke Jakarta bisa diterima oleh polisi.

Para mujahid dari Bogor dan Banten ini rata-rata tiba di Jakarta antara Selasa malam hingga Rabu pagi, dan langsung menyebar ke berbagai TPS untuk melalukan pemantauan. Di antara mereka ada yang datang dengan dikoordinir, namun ada yang sendiri-sendiri atau berdua. Ketika bertemu di suatu tempat, mereka berbaur dan bergabung menjadi satu tim.

Para mujahid dari Bogor dan Banten tersebut berada di Masjid Jami Al Islah, masjid yang berada di lingkungan FPI Jakarta untuk beristirahat dan shalat Zuhur.

“Setelah ini kami mutar lagi untuk memantau,” imbuh Arun.

Dari pantauan SERUJI di kawasan Petamburan, suasana pencoblosan berjalan tenang dan damai.

“Nggak ada hal-hal aneh atau meresahkan,” ujar Abdul Rahim, saksi dari pasangan Anis-Sandi yang bertugas di TPS 10 Petamburan.

Hal senada dikatakan Arun. Menurut dia, dari semua TPS yang dipantau di kawasan Petamburan dan sekitarnya, hal-hal aneh yang mengindikasikan adanya kecurangan, tidak ditemukan. Suasana pun aman terkendali.

“Nggak tahu nanti setelah jam satu, setelah penghitungan suara,” pungkasnya.

 

CJ: Maman Rohman
EDITOR: Iwan Y

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Refleksi Akhir Tahun Pendidikan

Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Umat Islam Harus Menangkan Pilpres dan Pileg

Mengingat betapa pentingnya momentum Pemilu 17 April 2019, maka umat Islam harus benar-benar berjuang dan mempunyai komitmen untuk dapat memenangkan pertarungan politik baik untuk Pilpres maupun Pileg yaitu memilih calon Paslon Presiden/Wapres serta Caleg yang didukung oleh Partai Politik yang memang punya komitmen berjuang dan keberpihakan untuk kepentingan Umat Islam dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

NKRI Adil dan Beradab

Mempertentangkan syariat Islam dengan Pancasila adalah ahistoris dan tidak logis. Apalagi, faktanya, syariat Islam memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Muslim Indonesia.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER