MUI Jabar Tegaskan Akan Netral Jika KH Ma’ruf Amin Jadi Cawapres Jokowi

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, KH Rachmat Syafei menegaskan bahwa MUI Jabar akan tetap bersikap netral menghadapi pemilihan Presiden (pilpres) 2019, walaupun nanti Ketua Umum MUI Pusat, KH Mar’ruf Amin terpilih sebagai cawapres Jokowi.

Disampaikan oleh KH Rachmat, sebagai organisasi MUI tidak terlibat dalam politik praktis, dan selalu akan menjaga independensi organisasi dari kepentingan politik kelompok-kelompok tertentu.

“MUI tidak dalam posisi mendukung Pak Ma’ruf Amin atau siapapun. Kami dari MUI Jabar tidak mendorong siapapun. Kami netral,” tegas KH Rachmat saat dihubungi, Kamis (2/8).

Terkait dengan bersedianya KH Ma’ruf mendampingi Jokowi sebagai cawapres, KH Rachmat mengatakan MUI menghormati apapun keputusan Ma’ruf Amin tersebut, karena hak pribadi KH Ma’ruf Amin.

“MUI tetap akan netral, dan itu hak pribadi (KH Ma’ruf Amin), tapi jangan pake kendaran MUI,” ujarnya.

Sementara itu, diberitakan Ketua Umum MUI Ma’ruf Amin menyatakan bersedia dan siap jika dipilih sebagai cawapres Jokowi. Hal litu disampaikan terkait masuknya namanya di dalam bursa cawapres pendamping Jokowi. (ARif R/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Ghazwul Fikri dan Media

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.