Batas Waktu Mencari Dukungan Koalisi Berakhir, Inilah Surat La Nyalla untuk Prabowo

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Upaya bacagub Jatim La Nyalla Mahmud Mattaliti untuk menjalin komunikasi dengan PAN tampaknya menemui jalan buntu. Pasalnya, pihak DPP PAN belum menentukan sikap politiknya di Pilgub Jatim 2018 untuk memberikan dukungan kepada dirinya di Pilgub Jatim 2018 mendatang.

Mantan Ketum PSSI tersebut, saat ini menyerahkan sepenuhnya pencalonannya di Pilgub Jatim kepada Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Hal ini tampak dari surat yang dikirimkan pria yang juga Ketum KADIN Jatim ini kepada Prabowo Subianto selaku Ketum Partai Gerindra. Mengingat sebelumnya mantan Danjen Kopassus tersebut telah mengirim surat tugas kepadanya untuk mencari parpol koalisi untuk mengusungnya di Pilgub Jatim.

Surat tugas kepada La Nyalla tersebut tertuang dalam surat bernomor 12-0036/B/DPP-GERINDRA/Pilkada/2017 yang ditandatangani Ketua Umum Prabowo Subianto dan sekretaris jendral Achmad Muzani. Dalam surat tersebut diberi batas waktu hingga 20 Desember 2017.

Berikut isi surat La Nyalla Mahmud Mattaliti untuk Prabowo Subianto;

Kepada Yth,
Ketua Umum Partai Gerindra
Bapak Prabowo Subianto

Di Jakarta

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Seiring dengan berakhirnya batas waktu surat penugasan kepada saya untuk melakukan upaya politik dengan mencari dukungan koalisi partai pengusung di Pilgub Jatim, maka perlu saya sampaikan beberapa hal di bawah ini:

Saya telah berupaya menjalin komunikasi politik dengan Partai Amanat Nasional (PAN) guna memenuhi syarat pencalonan.

Saya juga telah bertemu dan berkomunikasi langsung dengan Ketua Umum PAN, Saudara Zulkifli Hasan.

Hingga batas waktu penugasan dari Partai Gerindra, belum ada keputusan dan sikap politik dari Ketua Umum PAN, Saudara Zulkifli Hasan terkait diri saya.

Atas hal tersebut, saya kembalikan mandat penugasan tersebut kepada Bapak selaku pemberi tugas.

Selanjutnya, sebagai kader, saya serahkan semua keputusan politik kepada Partai Gerindra.

Demikian surat ini saya sampaikan. Terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Jakarta, 21 Desember 2017

La Nyalla Mahmud Mattalitti

(Setya/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Najmul Akhyar

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER