Kuasa Hukum Alfian Tanjung Desak Hakim Tolak Dakwaan JPU

0
99
Abdullah Alkatiri
Abdullah Alkatiri, koordinator kuasa hukum Alfian Tanjung. (foto: Setya/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Terdakwa Ustadz Alfian Tanjung menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi) hari ini.

Kuasa Hukum Abdullah Alkatiri menganggap dasar dakwaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tak mendasar dan lemah.

”Dalam kasus klien kami tak ada korban yang dirugikan,” jelas Abdullah Alkatiri saat ditemui di PN Surabaya, Senin (4/12).

Abdullah Alkatiri mengatakan barang bukti yang diajukan JPU lemah yaitu flash disk dan rekaman video di Youtube.

”Flash disk nya tak melalui uji forensik. Padahal alat bukti yang sah dalam UU kepolisian harus melalui uji forensik dan utuh sehingga bisa dipertanggungjawabkan. Namun, flash disk yang diajukan dalam persidangan tanpa melalui uji forensik dan rusak. Ini tak bisa dikenakan untuk alat bukti,” ungkapnya.

Alkatiri mengatakan tak hanya itu, yang menjadi alat bukti juga berdasarkan transkrip.

”Saksi ahli hanya diminta JPU membaca transkrip. Sedangkan alat bukti yang kuat adalah 2 alat bukti. Tapi faktanya tak ada,” terangnya.

Atas dasar itu, sambung Alkatiri, pihaknya berharap agar majelis hakim menolak tuntutan JPU dan membebaskan kliennya.

”Klien kami layak bebas karena semua dakwaan JPU tak mendasar sekali,” pungkasnya.

Diketahui, pada persidangan sebelumnya, Senin (27/11), ustadz Alfian dituntut tiga tahun penjara oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak.

Ia dinyatakan terbukti bersalah melakukan ujaran kebencian dan melanggar Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b butir 2 UU RI Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Ras dan Etnis.

Atas tuntutan tersebut, pihak terdakwa ustadz Alfian Tanjung mengajukan pembelaan.

Kasus ujaran kebencian tersebut diketahui di video yang diunggah di Youtube pada 26 Februari 2017. Saat itu, Ustad Alfian Tanjung berceramah kuliah subuh di Masjid Al Mujahidin Perak Surabaya. Ia dilaporkan oleh seorang warga Surabaya, Jawa Timur, bernama Sujatmiko lantaran diduga memberikan ceramah dengan materi tentang PKI. (Setya/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Sri Sultan Minta Masyarakat Tetap Tenang Terkait Status Merapi

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta masyarakat di daerah setempat tetap tenang meski status Gunung Merapi telah...

Polisi Tangkap Pengemudi Ojek Online Lakukan Pencabulan

KUTA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Sektor Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, berhasil membekuk tersangka, Basid (19) yang bekerja sebagai pengemudi ojek online karena melakukan pencabulan...

Gregoria Mariska Berhasil Taklukkan Perancis

BANGKOK, SERUJI.CO.ID - Gregoria Mariska dapat menyelesaikan tugasnya sebagai pembuka kemenangan pada pertandingan penyisihan Grup D Piala Uber melawan Perancis di Impact Arena, Bangkok,...

Peternak Lele Terima Bantuan Empat Kolam Bioflok

BATURAJA, SERUJI.CO.ID - Peternak lele di Kelurahan Talang Jawa, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan menerima bantuan empat kolam bioflok guna mendukung budi daya...

Harga Minyak Dunia Naik Dipicu Ketegangan Geopolitik

NEW YORK, SERUJI.CO.ID - Harga minyak dunia meningkat pada akhir perdagangan Senin (21/5) waktu setempat (Selasa pagi WIB), karena beberapa ketegangan geopolitik tentang Iran dan...