KPU Laporkan Hoaks Surat Suara Tercoblos ke Bareskrim Siang Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan Bareskrim Polri siang ini guna melaporkan kasus hoaks surat suara tercoblos.

“Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti. Jika dirasa perlu, nanti siang kami akan sampaikan secara resmi ke kepolisian,” ujar Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (3/1).

KPU berharap polisi bisa menindaklanjuti laporannya.

“Rekaman audio yang dikirim banyak orang, kemudian tulisan-tulisan di media sosial, ada di Twitter, ada di Instagram, lalu Facebook,” ujar Arief.

Baca juga: Beredar Kabar Penemuan Surat Suara Tercoblos, KPU Datangi BC Tanjung Priok

“Nanti kami kumpulkan buktinya kita serahkan kepada pihak kepolisian, kami meminta ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Sementara itu, komisioner KPU Hasyim Asyari mengatakan pihaknya mendatangi Bareskrim pada pukul 14.00 WIB.

“Mungkin jam 14.00 WIB. Saya, ketua, dan anggota-anggota yang akan datang ke KPU,” ujar Hasyim.

Kabar soal tujuh kontainer surat suara yang tercoblos itu tersebar di grup WhatsApp serta media sosial seperti yang diungkap Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief lewat akun Twitter @AndiArief__.

Guna memastikan kebenaran kabar tersebut, KPU bersama Bawaslu, Rabu (2/1) malam, langsung mengecek ke lokasi yang disebutkan berada di kantor Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Priok.

Baca juga: KPU Pastikan Kabar Adanya Kontainer Surat Suara Tercoblos Paslon 01, Hoaks

KPU memastikan kabar terkait adanya tujuh kontainer surat suara yang sudah tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, adalah hoaks atau bohong. Penegasan ini disampaikan setelah KPU mengecek kontainer di Tanjung Priok.

“Tidak ada (surat suara, red), tidak benar, tidak ada TNI AL yang menemukan itu dan tidak benar KPU telah menyita,” jelas Arief Budiman kepada wartawan usai melakukan pengecekan. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER