KPU Izinkan Paslon Bawa 100 Pendukung ke Ruang Debat Capres

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengizinkan masing-masing pasangan capres-cawapres membawa 100 orang pendukungnya ke dalam ruang debat.

“Masing-masing pasangan calon kita beri hak untuk menghadirkan 100 orang,” kata Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi di Jakarta, Rabu (16/1).

Secara total, kata Pramono, kapasitas ruang debat dapat menampung 500 undangan. Sebanyak 200 undangan diberikan hak bagi pasangan calon, sementara 300 lainnya merupakan kewenangan KPU untuk mengundang.

Bagi pendukung calon yang tidak bisa masuk ke ruang debat, KPU menyediakan arena di luar gedung.

Baca juga: Inilah Jadwal Lengkap Debat Capres-Cawapres Pilpres 2019

KPU telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk memastikan pendukung di luar ruang debat tetap kondusif.

Debat capres-cawapres perdana akan diselenggarakan Kamis (17/1) besok di Hotel Bidakara, Jakarta. Debat akan diikuti dua pasangan calon, nomor urut 01 Jokowi-KH Ma’ruf dan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga.

Pramono menyatakan saat ini persiapan debat sudah mencapai 99 persen. KPU juga turut mengundang mantan Presiden dan Wakil Presiden dalam debat perdana nanti. (Amt/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

TERPOPULER

Mengenal Karbohidrat Rafinasi dan Bahayanya Bagi Tubuh

Menikmati sebungkus keripik kentang sambil menonton film memang menyenangkan. Tapi awas! jangan terlalu banyak. Ada bahaya mengintai di setiap gigitannya.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Kemcer Di Curug Cipeteuy