Klaim Telah Kuasai Jawa Barat, TKN Jokowi: Rumah Kedua Setelah Jateng

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto menyatakan telah dapat tambahan semangat dengan menguasai suara Jawa Barat.

Jawa Barat pada Pemilihan Presiden 2014 merupakan ‘kandang’ capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.

“Berkat kerja keras seluruh TKN Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin serta semua relawan-relawan, saat ini Jawa Barat menjadi rumah kedua setelah Jawa Tengah,” kata Hasto, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (15/2).

Hasto: Berhasil Kuasai Jabar Karena Koalisi Prabowo Tidak Solid

Kandidat Pilpres 2019: Jokowi-KH Ma’ruf Amin dan Prabowo SUbianto-Sandiaga Uno.

Menurut Hasto, hal ini terjadi akibat koalisi Prabowo tidak solid, maka kolaborasi Parpol Koalisi Indonesia Kerja (KIK) dan relawan berhasil mengubah peta Jabar yang saat ini menjadi Rumah Jokowi-KH Marif Amin.

Pernyataan Hasto terkait pergeseran peta politik di Jawa Barat, diperkuat dari hasil survei IndoPolling serta dari beberapa lembaga survei kredibel lainnya.

Hasto Klaim Elektabilitas Jokowi-KH Ma’ruf di Jabar 52,4 Persen

Jokowi bersama relawan Solidaritas Ulama Muda Jokowi (SAMAWI).

Hasto menambahkan, jika elektabilitas paslon Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Jabar saat ini telah menyentuh angka 41.7 persen, sedangkan Prabowo-Sandi turun menjadi 37.9 persen.

Hasil survei internal koalisi pendukung Jokowi bahkan menempatkan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin di Jawa Barat telah mencapai angka 52.4 persen.

“Dukungan para tokoh Jawa Barat, seperti Agum Gumelar, Ridwan Kamil, TB Hasanuddin, Deddy Mizwar, Deddy Mulyadi, dan tokoh-tokoh sentral seperti Solichin GP, telah merubah drastis peta politik Jabar. Terlebih KH Ma’ruf Amin juga berkontribusi besar terhadap menguatnya dukungan umat Muslim. Posisi Pak Jokowi sebagai incumbent yang berprestasi juga menjadi faktor berubahnya peta politik tersebut,” ujar Sekjen PDI Perjuangan ini.

Jawa Tengah Diklaim Tetap “Kandang” Banteng

Megawati Soekarno Putri
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri

Hasto juga menilai strategi pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang konsentrasi berebut suara Jawa tengah adalah kesalahan fatal karena kandang ‘banteng’ (PDI Perjuangan) untuk menarik simpati warga di Jateng adalah sebuah usaha yang sia-sia.

“Jateng tetap solid dukung Jokowi. Prabowo-Sandi lupa bahwa syarat menyerang basis pertahanan lawan itu memerlukan soliditas di internal,” ungkap Hasto.

Menurut Hasto, upaya Prabowo-Sandi masuk ke Jawa Tengah adalah sebuah kegagalan, diantaranya ‘upaya provokasi’ dengan membuat kantor pemenangan disamping kantor pemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin adalah langkah blunder karena telah melukai perasaan masyarakat Jawa Tengah yang lebih mengedepankan nilai-nilai hidup rukun serta gotong royong.

Berdasarkan dua fakta di Jawa Barat dan Jawa Tengah tadi, oleh Hasto dijelaskan jika yang terjadi adalah sebuah kerugian ganda bagi koalisi Prabowo-Sandi.

“Jawa Tengah tidak membuahkan hasil sedangkan Jawa Barat kebobolan. Atas perubahan peta politik di Jawa Barat, maka seluruh Parpol KIK, relawan dan tokoh, kini mendapatkan amunisi baru untuk memenangkan Jokowi-KH Ma’ruf Amin di atas 63 persen,” tukasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Lompatan Kinerja Helmy Yahya

Yang harus dikelola Helmy bukan hanya peralatan yang jadul, namun juga anggaran yang sangat minim. Dengan jumlah karyawan terbatas, TVRI masih harus mengelola pemancar yang berlokasi di seluruh Nusantara, bahkan di pelosok negeri yang tidak marketable seperti di Pulau Miangas atau Rote.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.