KH Ma’ruf Amien Nyoblos di TPS 025 Koja bersama Anak dan Istri

JAKARTA –  Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin bersama anak dan istrinya melakukan pencoblosan untuk Pilkada DKI Jakarta 2017 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 025 Kelurahan Koja, Jakarta Utara, Rabu.

Ma’ruf Amin keluar dari rumahnya pada pukul 10.10 WIB, mengenakan baju koko putih dengan sarung coklat, bersama anaknya Natasya Nisaul Alfani dan istrinya Wury Estu Handayani yang mengenakan batik coklat dan kerudung kuning.

Sebelum mencoblos, Ma’ruf disambut warga setempat dengan mengambil foto dan menyalami ketua MUI itu. Sejumlah petugas TPS juga menyalaminya.

“Saya nyoblos bersama istri saya dan anak saya. Saya kira sudah biasa nyoblos, (pilkada) gubernur berapa kali, presiden berapa kali,” kata Ma’ruf kepada antaranews.com usai mencoblos di TPS 025.

Saat ditanya apakah Pilkada DKI tahun ini memiliki perbedaan dengan sebelumnya, Ma’ruf menjawab, “Saya kira biasa saja. Saya kira tidak ada bedanya.”

Ma’ruf Amin dengan nomor urut DPT 340 mencoblos sebelum anaknya, Natasya nomor urut 341 dan istrinya dengan nomor urut 342.

Usai mencoblos ia langsung kembali ke rumah. Sementara istrinya, Wury Estu Handayani, enggan untuk memberikan komentar kepada wartawan.

TPS 025 kelurahan Koja, Kacamatan Koja, Jakarta Utara memiliki total DPT 404 orang dengan rincian pemilih laki-laki 191 orang dan wanita 213 orang.

EDITOR : Yus Arza

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.