coutinho

Trigol Coutinho Hancurkan Spartak

derbyManchester

Menanti Panasnya Derby Manchester

Ketua PN Jakpus Akan Pimpin Persidangan Setya Novanto

0
17
Setya Novanto diperiksa KPK 2
Setya Novanto Diperiksa KPK sebagai Tersangka. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Yanto akan menjadi ketua majelis hakim sidang dugaan tindak pidana korupsi pengadaan KTP-el dengan tersangka mantan anggota Komisi II DPR Setya Novanto yang kini menjadi Ketua DPR.

“Sudah ditetapkan majelisnya yaitu bapak Dr. Yanto, ketua pengadilan sendiri karena hakim Jhon Halasan mutasi ke Pontianak. Selanjutnya hakim anggota 1 Frangki Tambuwun, anggota 2 Emilia Djajasubagja, hakim ad hoc-nya Dr Anwar dan Ansyori Syaifudin, anggotanya tidak ada perubahan,” kata juru bicara pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Ibnu Basuki Wibowo di pengadilan Tipikor Jakarta yang berlokasi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (7/12).

Panitera pengganti kasus tersebut adalah Roma Siallagan, Martin dan Yuris.

“Sudah ditetapkan waktu persidangannya yaitu hari Rabu depan, 13 Desember 2017 penetapannya pukul 09.00 WIB,” tambah Ibnu.

Empat anggota majelis yaitu Frangki Tambuwun, Emilia Djajasubagja, Anwar, dan Ansyori Syaifudin adalah hakim yang sama yang mengadili perkara KTP-el sebelumnya dengan tiga terdakwa lain yaitu mantan direktur jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Irman, mantan direktur pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Kemendagri Sugiharto dan Andi Narogong.

“Justru kalau perkara yang sama di-split itu relatif hakim yang telah menangani perkara tersebut itu dianjurkan kembali menangani seperti itu karena relatif lebih menguasai perkara, kecuali ada hal khusus seperti Pak Jhon Halasan yang sebagai hakim tinggi Pontianak nah diganti langsung oleh ketua pengadilan Pak Dr. Yanto,” tambah Ibnu.

Yanto diketahui adalah mantan ketua pengadilan Negeri Denpasar sebelum ditempatkan di PN Jakarta Pusat.

Terkait perkara ini, putusan Irman dan Sugiharto belum memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht) karena KPK masih mengajukan kasasi atas putusan banding untuk Irman dan Sugiharto.

Pengadilan Tinggi Jakarta menyatakan Irman divonis penjara selama tujuh tahun penjara ditambah denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan dan pembayaran uang penganti sebesar 200 ribu dolar AS dan Rp 1 miliar, sedangkan Sugiharto divonis lima tahun dan denda Rp 400 juta subsider enam bulan kurungan ditambah kewajiban pembayaran uang pengganti sebesar 20 ribu dolar AS dan Rp 310 juta.

Sedangkan Andi Narogong akan menjalani sidang tuntutan hari ini. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Cak Imin: Tahun 2018 Akan Banyak Terjadi Kejutan Politik

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pemberitaan mengenai pertarungan Pilpres 2019 diprediksi akan mendominasi pemberitaan di tahun 2018. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),...

BKAD Verifikasi Ulang Data Mahasiswa Penerima Beasiswa

KUPANG, SERUJI.CO.ID - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kupang, Nusa Teggara Timur (NTT) akan melakukan verifikasi ulang data para mahasiswa penerima...

Berdayakan Ummat, Bank Muamalat Gandeng Baznas

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - ‎PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan jaringan usaha mikro ritel Z-Mart di Stabat Ibu Kota...

KANAL WARGA TERBARU

tanda tanya

Tak Perlu Dijawab

Bukanlah hal mudah untuk memiliki sikap empati. Apalagi mau melangkahkan kaki menjadi simpati dan beraksi untuk membantu sesama. Ketika kita dalam perjalanan, dalam mobil mewah...
KH Luthfi Bashori

Sejak Dulu, Kaum Yahudi dan Nasrani Berusaha Mempengaruhi Umat Islam

Sy. Ibnu Abbas RA memaparkan bahwa Nu’man bin Qushay, Bahr bin Umar, Syasy bin ‘Adi suatu hari mendatangi Rasulullah SAW dan berbincang-bincang. Lalu beliau...
IMG-20170528-WA0002

Rasulullah saw Tidak Berpoligami

Poligami adalah ajaran islam. Seorang laki-laki boleh memiliki 4 orang istri dalam waktu yang sama. Kalau salah satu istri meninggal, atau diceraikan, si laki-laki...