Kapolda: Penyebar Pertama Konten Chat Seks dari Amerika

12
1145
iriawan, kapolda metro jaya
Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Penyebar konten percakapan berunsur pornografi yang diduga antara tersangka Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein sampai sekarang masih menjadi misteri. Dari hasil penelusuran polisi, pelakunya berasal dari kelompok peretas (hacker) yang mengatasnamakan diri sebagai Anonymous.

“Pertama kali muncul situs “baladacintarizieq” itu dari luar, dari Amerika, ada Anonymous. Kami sedang lakukan penelusuran karena berlapis-lapis,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/6).

Iriawan mengatakan penyidik Polda Metro Jaya berupaya mencari pelaku penyebar namun kesulitan karena konten tersebut keluar di luar negeri.

Guna mengungkapkan pelaku penyebar situs berkonten pornografi itu, Iriawan menyatakan penyidik Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan aparat setempat.

“Yang jelas kami lakukan (pencarian) terus namun tidak gampang. Kalau di dalam (negeri) enak. Kami bisa langsung. Kalau luar kan kami mesti koordinasi dengan mereka (pihak Amerika),” jelas mantan Kapolda Jawa Barat.

Penyidik juga belum bisa memastikan adanya penyadapan terhadap telepon genggam milik Habib Rizieq dan Firza dari kelompok anonymous.

Karena server pengunggah chat diduga Habib Rizieq dan Firza itu berada di Amerika, kata Iriawan, penyidik jadi tidak leluasa mencari penyebar percakapan tersebut.

“Hingga saat ini, sudah ada enam ahli yang diterjunkan untuk melacak server situs dan penyebar konten itu,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya telah menetapkan Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein sebagai tersangka dalam kasus percakapan berunsur pornografi. Polisi beralasan telah memiliki alat bukti yang cukup untuk menetapkan kedunya sebagai tersangka.

Habib Rizieq dan Firza diancam pasal yang sama yakni pasal 4 ayat 1 jo Pasal 29 dan atau Pasal 6 jo Pasal 32, atau Pasal 8 jo Pasal 34 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi, dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun. (Iwan Y)

BAGIKAN
loading...

12 KOMENTAR

  1. Yang diretas itu kan HPnya FH. Emang FH itu siapa sih, kok sampai orang Amerika sibuk meretas? Nge-hack istrinya Trump kan lebih keren. Mengada-ada banget alasannya…

    Gak tau boleh, goblok…jangan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Bupati Malinau Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penetapan APBD 2018

MALINAU, SERUJI.CO.ID - Bupati Malinau hadiri rapat paripurna ke IX masa sidang III DPRD kabupaten Malinau tahun 2017 yang diadakan di ruang sidang kantor...
Setya Novanto dan KPK

Pengacara Belum Pastikan Setya Novanto Hadir di Persidangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya, menyatakan belum mengetahui apakah kliennya dapat dihadirkan sebagai terdakwa pada sidang perdana perkara tindak pidana korupsi...
Polrestabes Surabaya

Polrestabes Surabaya Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya meraih predikat "Wilayah Bebas Korupsi" dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. "Kami mengucapkan terima kasih kepada...

KANAL WARGA TERBARU

Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...
Diky Supratman

Tiga Tahun Bocah Ini Berjuang Dengan Penyakitnya

Kotawaringin Barat - Diky Supratman (16) anak dari pasangan Mustofa dan Marni jl. Ahamd Yani gg. Baning RT 29 Kelurahan Baru Arut Selatan Kotawaringin...