Kampanye di Dumai Dipenuhi Lautan Massa Pendukung, Jokowi Optimis Menang di Riau

DUMAI, SERUJI.CO.ID – Kampanye Terbuka Akhbar calon Presiden (capres) nomor urut 01, Jokowi yang diadakan di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Kota Dumai, Riau, Selasa (26/3), disambut antusias masyarakat kota di pinggir pulau Sumatera ini.

Diperkirakan puluhan ribu masyarakat, yang tidak hanya berasal dari Kota Dumai tapi juga dari berbagai daerah lainnya di Riau, turut meramaikan kampanye yang juga disertai pawai atau karnaval budaya.

Melihat antusiasme masyarakat tersebut, sejak mulai kedatangannya pada sekitar pukul 16.30 WIB di Kota Dumai, Jokowi optimis dapat meraih kemenangan di Provinsi Riau pada hari pencoblosan Pilpres 2019 tanggal 17 April mendatang.

“Insya Allah di Provinsi Riau semakin baik, semakin baik,” kata Jokowi di kedai kopi Arabica, Dumai, Selasa (26/3) malam.

Minum Kopi di Kedai Kopi Arabika, Jokowi Dikerumuni Ratusan Warga Dumai

Jokowi saat kampanye di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Selasa (26/3/2019). (foto:istimewa)

Jokowi mampir ke kedai kopi Arabica usai menghadiri kampanye terbuka di Dumai dengan didampingi ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko, Gubernur Riau Syamsuar dan dari Tim Kampanye Daerah (TKD) Riau.

Jokowi mengapresiasi antusiasme masyarakat, mulai dari karnaval budaya yang dimulai sekitar pukul 16.30 WIB dan dihadiri oleh puluhan ribu massa hingga saat mendatangi kedai kopi, ratusan warga Dumai masih antusias mengerumuni capres petahana tersebut.

“Ya ini di Riau ini, khususnya di Dumai pertama kalinya Presiden datang ke sini, antusiasmenya juga wajar,” ungkap Jokowi.

Pada Pilpres 2014 Jokowi Kalah Tipis dari Prabowo di Riau

Jokowi didampingi Iriana Jokowi saat kampanye di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Selasa (26/3/2019). (foto:istimewa)

Pada pemilu 2014, Jokowi yang saat itu berpasangan dengan Jusuf Kalla kalah tipis yaitu hanya mendapatkan 49,88 persen suara dibanding dengan pesaingnya pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang mendapat 50,12 persen suara di provinsi Riau.

“Ya memang ada kabupaten-kabupaten yang masih perlu kerja keras. Ini tadi sudah saya sampaikan di kabupaten ini, kabupaten ini, pendekatannya seperti ini, seperti ini sudah disampaikan,” ungkap Jokowi.

Pasangan urut nomor 1 Prabowo-Hatta menang di Kabupaten Kampar dengan memperoleh suara sebanyak 224.580 suara atau 61,92 persen. Sedangkan Jokowi-JK memperoleh 138.229 suara atau 38,08 persen.

“Yang menjadi fokus di kabupaten Kampar sama di Pekanbaru,” tambah Jokowi.

Jokowi Janjikan Program Reformasi Agraria Lewat Redistribusi Tanah Terus Berlanjut

Masyarakat Kota Dumai menghadiri kampanye akhbar

Jokowi juga menjanjikan sistem Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang selama ini dilakukan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang.

“Program PTSL di Riau akan berlanjut dan lebih besar lagi, akan berlanjut dengan redistribusi aset, reformasi agraria, pembagian sertifikat karena itu yang ditunggu rakyat,” ungkap Jokowi.

Editor:Hrn
Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

The SOMAD Power

Selesai ?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.