Jika Tetap Dukung Ahok, Forum Penyelamat PPP Akan Lengserkan Bupati Pandeglang

PANDEGLANG – Kecewa atas dukungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kepada pasangan Calon Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), ratusan kader PPP yang tergabung dalam Forum Penyelamat PPP Banten mengadakan aksi unjuk rasa di depan Pendopo Bupati Kabupaten Pandeglang. Kamis, (13/4).

Dalam aksinya massa membakar bendera PPP dan sejumlah poster bergambar Dimyati Natakusuma Sekretaris Jenderal PPP kubu Djan Faridz.

“Kami kecewa dengan PPP yang memberi dukungan kepada Ahok,” ucap Ilyas salah satu korlap aksi dalam orasinya.

Ketua Forum Penyelamat PPP Banten, Muhammad Roup menyampaikan bahwa aksinya tersebut didasari atas kekecewaan karena PPP telah resmi mendukung Ahok-DJarot dalam pilkada Jakarta putaran kedua yang akan dilaksanakan Rabu, 19 April mendatang.

“Kami kecewa sekali, kami tidak mau PPP, partai yang berlambang Ka’bah dan jelas-jelas membawa misi Islam dalam perjuangannya, mendukung Ahok yang secara sah dimata hukum telah melakukan penistaan agama,” katanya saat diwawancara.

Roup juga menambahkan, bahwa aksi tersebut sengaja dilakukan didepan pendopo Bupati Pandeglang dengan harapan Bupati Pandeglang, Irna Narulita yang merupakan kader PPP dan sekaligus istri dari Dimyati Natakusuma bisa menyampaikan kepada pimpinan PPP Pusat agar mencabut dukungan partainya tersebut kepada Ahok.

“Bupati kita kan kader PPP sekaligus istri dari salah satu petinggi PPP Pusat, maka kami mengharapkan sekali ibu Irna nanti bisa berkomunikasi baik dengan suaminya maupun dengan pimpinan di pusat supaya mencabut dukungannya terhadap Ahok,” jelas Roup.

Selain membakar bendera PPP dan poster bergambar Dimyati Natakusuma, massa aksi juga membagikan selebaran yang berisi beberapa tuntutan kepada PPP Pusat.

Diantaran tuntutan peserta aksi adalah meminta PPP mencabut dukungannya kepada Ahok si Penista Agama, dan jika tidak mencabut dukungan maka meminta PPP dibubarkan. Pengunjuk rasa dengan tegas akan mengusir Dimyati dari Kota Seribu Ulama Sejuta Santri, jika tetap mendukung Ahok si Penista Agama dan akan lengserkan Bupati Irna.

Sementara, hingga berita ini diterbitkan belum ada pernyataan resmi dari pimpinan baik dari pimpinan PPP Pandeglang maupun PPP Banten.

Selebaran yang dibagikan massa aksi yang berisi tuntutan kepada Pimpinan PPP Pusat kubu Djan Faridz.

 

EDITOR: Arif R

4 KOMENTAR

  1. Hmmmm……enakan di apa kan ya PPP ini…. Dulu….dulu sekali, saya pernah jadi kadernya. Tapi kalo cuacanya begini, mending PPP dibubsrin aja. Walaupun sebenarnya saya tdk ikhlas kalo dibubarin. Tapi ya mau apalagi….
    Atau penggede² PPP yang di pusat suruh cabut dukungan ke ahog, kalo masih pengin selamat di Pandeglang dan Banten.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER