Jelang Pertemuan Prabowo-SBY, Demokrat: Koalisi Tunggu Uji Materi PT di MK

0
88
  • 4
    Shares
Cawapres Gerindra
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto saat bertemu Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), beberapa waktu lalu.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pertemuan antara Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto direncanakan berlangsung malam ini, Selasa (24/7).

Namun, walau telah makin intens menjajaki koalisi, Demokrat hingga saat ini belum juga melihatkan tanda-tanda akan berkoalisi mendukung siapa dalam Pilpres 2019 menjelang pendaftaran capres-cawapres yang tinggal hitungan hari.

“Sampai hari ini (Demokrat) belum memutuskan apakah berkoalisi dengan Pak Jokowi atau berkoalisi dengan Pak Prabowo. Ataupun barangkali membuat poros ketiga,” kata Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Agus Hermanto di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/7).

Alasan Demokrat belum juga memutuskan koalisi tersebut, diungkapkan Agus karena masih menunggu putusan uji materi Mahkamah Konstitusi atas gugatan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (PT) menjadi nol persen.

Baca juga: Bulat Dukung Prabowo, Pertemuan PA212 dengan Parpol Koalisi Kerucutkan Nama Cawapres

“Ada harapan pada putusan MK dalam uji materi  PT, sehingga keputusan kita itu tergantung kepada strategi-strategi yang kita pilih. Saat ini strategi yang kita pilih itu belum ditentukan sebab waktu yang masih mencukupi, dan ini masih sangat baik untuk mempertimbangkan segala keputusan,” jelasnya.

Namun, terkait pertemuan SBY dengan Prabowo nanti malam, Agus tidak membantah bahwa ada kemungkinan srategi Demokrat pada Pilpres 2019 akan ikut dibahas.

“Kalau nanti malam atau rencana pertemuan dengan Pak Prabowo itu kan hanya antara Pak Prabowo dengan Pak SBY sebagai ketua umum partai, sehingga bisa saja pertemuan tersebut jadi satu bagian daripada pengambilan keputusan intern partai,” pungkasnya. (ARif R/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU