Intensif Komunikasi Dengan Demokrat, Sinyal PAN Dukung Khofifah-Emil?

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Teka-teki siapa bakal calon gubernur Jatim yang akan didukung oleh Partai Amanat Nasional (PAN) tampaknya mulai terkuak. Pasalnya, partai yang berlambang matahari putih ini sedang menjalin komunikasi dengan Partai Demokrat untuk memberikan dukungan ke pasangan Kerja (Khofifah-Emil Untuk Jatim) di Pilgub mendatang.

“Saya tadi ketemu pak de Karwo (Soekarwo, Ketua DPD Demokrat Jatim) dan mas Renville (Sekretaris DPD Demokrat Jatim) untuk membicarakan 18 pilkada serentak di Jatim. Untuk urusan Pilgub Jatim kami bicarakan intensif. Dan bisa jadi dengan Demokrat,” ungkap bendahara DPW PAN Jatim Agus Maimun saat ditemui di peringatan Hari Kesetiakawanan Nasional (HKSN) 2017 di Surabaya, Rabu (20/12).

BACA JUGA:  Dukung Pembubaran HTI, Nusron Wahid: HTI Tidak Punya Andil di Indonesia

Pria yang juga ketua Kartar (Karang Taruna) Jatim ini mengatakan saat ini yang menjadi masalah adalah siapa bacagub Jatim bergandeng dengan bacawagub siapa.

”Ini persoalan-persoalan yang tak bisa berdiri sendiri dan variabelnya banyak dan PAN tak bisa berdiri sendiri,” sambungnya.


Diungkapkan oleh Agus Maimun, PAN sebenarnya sudah mempunyai sikap, namun tinggal diumumkan dalam waktu dekat.

”Bahwa nanti teknisnya dan masalah seremonial saja. Insya Allah tak berubah sikap tersebut,” terangnya. (Setya/Hrn)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi