Ini Program Deddy Mizwar Atasi Gizi Buruk di Jabar

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut empat Deddy Mizwar (Demiz) mengatakan, Jawa Barat masih dihadapkan pada masalah pemenuhan gizi, khususnya pada anak usia balita, yakni gizi buruk yang bisa menyebabkan lost generation.

“Gizi anak, ini salah satu program prioritas kita. Oleh karena itu, salah satu program saya, yaitu penyediaan pangan dan makanan tambahan bergizi untuk daerah rawan pangan dan masyarakat penyandang gizi buruk,” kata Deddy Mizwar, dalam siaran persnya, di Bandung, Rabu (13/6).

Demiz menjelaskan, persoalan rawan gizi pada anak bukan hanya terjadi di Jawa Barat, tetapi merupakan masalah global dan di dunia ini masih ada 159 juta anak mengalami rawan gizi, dan di Indonesia sekitar 9 juta anak.

“Sekali lagi ini tenyata bisa lost generation kalau dibiarkan,” ujarnya pula.

Menurutnya, secara kasat mata seorang anak yang mengalami kurang gizi bisa dilihat dari tiga indikator, pertama pertumbuhan fisiknya tidak normal, kecerdasan kurang, dan daya tangkap yang juga kurang.

Demiz menegaskan, semua masalah itu jangan hanya mengandalkan negara, tetapi butuh kesadaran masyarakat.

“Maka harus kita perhatikan kebutuhan gizinya. Kalau orang tua punya duit jangan beli pulsa melulu, ya nggak nambah gizi anaknya,” katanya lagi.

Lebih jauh Demiz mengatakan, pemenuhan gizi di Jawa Barat bukanlah masalah sederhana, dilihat dari sisi geografis, infrastruktur, termasuk gaya hidup masyarakat sangat berpengaruh terhadap ketersediaan gizi anak.

“Ketika jembatan rusak atau tidak ada, pasokan bahan pangan jadi terganggu. Karena gaya hidup, orang lebih mendahulukan beli pulsa ketimbang makanan tambahan misalnya, itu semua mempengaruhi,” ujarnya pula. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Isu Kuatkan Ekonomi Umat pun Disuarakan oleh TGB Zainul Majdi

Bagi dunia politik, apa beda politisi dengan pemimpin? Orientasi politisi adalah jabatan. Mereka hanya tamu di dunia politik karena datang dan pergi sesuai dengan menang atau kalah dalam pemilihan umum.

Implikasi Hukum Kebohongan Publik dari Pejabat Negara

JADI DARI KEDUA LANDASAN HUKUM ISLAM TERSEBUT JELAS BERBOHONG ATAU BERDUSTA ADALAH PERBUATAN YANG DILARANG DAN HARAM HUKUMNYA.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER