Ini Pengalaman Setnov Berpuasa di Lapas Sukamiskin

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto menceritakan pengalamannya menjalani ibadah puasa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Jawa Barat.

“Ya, Insyaallah, saya beradaptasi dengan teman-teman yang sama-sama susah dan penghuninya saling berbagi serta berdoa selama tinggal di ‘pesantren’,” kata Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (21/5).

Setnov dijadwalkan menjadi saksi untuk Direktur PT Quadra Solutions Anang Sugiana Sudihardjo mendapat keuntungan sebesar Rp79,039 miliar dari perbuatan melawan hukum yang dilakukan bersama-sama dengan pihak lain dalam proyek pengadaan KTP elektronik pada tahun anggaran 2011 dan 2012.

Setnov sendiri sudah dipindahkan sejak 4 Mei 2018 ke Lapas Sukamiskin berdasarkan vonis hakim dalam sidang 24 April 2018 yang menyatakan bahwa dia terbukti bersalah dan dihukum 15 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi pengadaan KTP-el.

Ia pun memutuskan untuk menerima vonis hakim tersebut dan telah membayarkan denda Rp500juta serta biaya perkara Rp7.500,00.

Untuk pembayaran uang pengganti belum dipenuhi sebesar 7,435 juta dolar AS dikurangi Rp5 miliar. Namun, Setnov sudah menyanggupi untuk membayarnya dengan menyerahkan surat kesanggupan membayar.

“(Saya) puasa terus, sahur bersama-sama dengan teman-teman yang lain, saling berbagi untuk sahur,” tambah Setnov.

Untuk makan sahur, Setnov mengaku menunya adalah sayur lodeh, sedangkan saat berbuka cukup dengan gorengan.

“Sahur ada sayur lodeh, kalau buka gorengan yang ala di ‘pesantren’ sana,” ungkap Setnov sambil sedikit tersenyum. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Penegakan Hukum Yang Kaya Kezaliman dan Miskin Rasa Keadilan

Bercermin kepada praktek penegakan hukum di Indonesia beberapa tahun tarakhir, khususnya di era Rezim Pemerintahan saat ini, tentunya kita melihat banyaknya praktek-praktek penanganan kasus hukum yang masih jauh dari apa yang diharapkan.

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.