Ingatkan Kapitra Bukan Lagi Pengacaranya, Habib Rizieq: Anda Ngawur !

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab  buka-bukaan terkait peristiwa penempelan poster berlogo “ISIS” di belakang kediamannya di Arab Saudi, yang berbuntut pemeriksaan dirinya oleh polisi Arab Saudi.

Pernyataan Habib Rizieq disiarkan langsung lewat video yang disiarkan akun youtube Front TV. Terlihat Habib Rizieq didamping istri dan ketiga putrinya.

Dalam salah satu pernyataannya, Habib Rizieq kembali menegaskan status Kapitra Ampera yang masih mengaku sebagai salah satu kuasa hukum atau pengacaranya.

Habib Rizieq dengan tegas menyampaikan di video berdurasi 22 menit, 56 detik tersebut, bahwa Kapitra Ampera yang saat ini merupakan calon anggota Legislatif (caleg) PDI Perjuangan, bukan lagi pengacaranya.


Baca juga: Inilah Pernyataan Lengkap Habib Rizieq Terkait Fitnah Penempelan Poster di Saudi

“Kemudian kepada saudara Kapitra, saya ingin ingatkan dari kota suci Makkah Almukarromah ini, anda jangan memberikan keterangan apapun atas nama saya, anda bukan lagi pengacara saya,” kata Habib Rizieq.

Ditegaskan oleh Habib Rizieq, bahwa ia telah menyampaikan kepada Sugito sebagai pimpinan kuasa hukumnya, bahwa siapapun yang telah tidak sehaluan dengan perjuangannya agar dicoret dari barisan kuasa hukumnya.

“Saya sudah instruksikan kepada saudara Sugito sejak lama, siapapun dari barisan pengacara saya yang sudah berubah haluan, yang tidak lagi sejalan di dalam memperjuangkan prinsip-prinsip keadilan maka saya minta kepada pak Sugito untuk mencoret nya dari daftar pengacara saya pribadi di dalam mengurus segala hal yang berkenaan dengan hukum di NKRI,” tegas Habib Rizieq.

BACA JUGA:  KPK Surati Kapolri Terkait Pemeriksaan Ajudan Novanto

Walau masih menganggap Kapitra sebagai kawannya, namun dengan tegas Habib Rizieq menyampaikan bahwa ia sudah tak sejalan dengan Kapitra, dan meminta pengacara tersebut tidak lagi berbicara atas namanya.

Baca juga: Minta Tegakkan Keadilan, Inilah Pesan Habib Rizieq Kepada Jokowi

Apalagi, imbuh Habib Rizieq, Kapitra telah menyampaikan hal yang ngawur kepada media terkait peristiwa fitnah penempelan poster di kediamannya di Arab Saudi.

“Dan keterangan anda juga ngawur, mengatakan ada penggeledahan di rumah saya, tidak ada, jangan melakukan fitnah terhadap kepolisian Saudi Arabia, kepolisian Saudi Arabia jangankan menggeledah rumah saya, masuk ke melewati pintu rumah saya pun tidak, bahkan berjarak jauh 30 meter dari pintu belakang rumah saya,” ujarnya.

Habib Rizieq meminta agar Kapitra jangan lagi melakukan fitnah terhadap kepolisian Saudi Arabia.

“Karena kepolisian Saudi Arabia tidak pernah menggeledah rumah saya sampai saat ini. Apalagi saya dinyatakan oleh mereka hanya sebagai korban, bukan sebagai pelaku kejahatan,” pungkasnya.

Berikut video lengkap pernyataan Habib Rizieq Shihab;

(ARif R)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi